in

Alasan Gwyneth Paltrow Terapkan Kebijakan Libur Musim Panas untuk Karyawannya

Gwyneth Paltrow. Getty Images.

Gwyneth Paltrow berbagi pengalamannya menjadi pebisnis. Ia mendirikan Goop, perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dan gaya hidup, lebih dari satu dekade silam. Bagi Paltrow, karyawan adalah aset berharga. Maka dari itu, ia sangat memedulikan kesejahteraan mental karyawannya, salah satu caranya dengan menerapkan liburan 2 minggu di musim panas.

“Saya tinggal di London sebagai ekspatriat untuk waktu yang lama, dan saya pikir salah satu hal yang benar-benar saya kagumi tentang orang Eropa adalah mereka sangat menghargai kualitas hidup dan waktu dengan orang-orang yang mereka cintai dan makan,” katanya dalam diskusi di KTT 10.000 Bisnis Kecil Goldman Sachs.

“Saya melihat perbedaan antara berada di New York dan kembali ke London. Dan ketika saya memulai perusahaan dan saya mulai mempekerjakan orang, saya selalu meliburkan karyawan selama dua minggu di bulan Agustus,” lanjutnya.

Paltrow mengatakan bahwa saat ia memindahkan Goop ke Amerika, ia ingin mengikuti model yang sama dengan memberi semua orang libur dua minggu di musim panas pada waktu yang sama.

Di awal penerapan kebijakan tersebut, Paltrow mengaku banyak menerima pertanyaan dari rekan-rekan bisnisnya. Pantang menyerah, ia kemudian menjabarkan alasannya untuk mempertahankan libur tersebut untuk kedua belah pihak.

“Anda tahu bagaimana rasanya, Anda mengambil cuti beberapa hari, tapi Anda khawatir. Anda sering memeriksa telepon, grup percakapan, dan surat elektronik. Dan dengan cara ini setiap orang memiliki waktu dua minggu. Kami melakukan hal yang sama. Jadi, benar-benar (total libur) tiga minggu di mana semua orang libur pada saat yang sama,” kata Paltrow.

Paltrow menyebut kebijakan liburannya memberikan orang-orang kemewahan waktu bersama keluarga mereka dan tidak perlu risau soal pekerjaan. “Itu sangat penting. Saya benar-benar berharap lebih banyak perusahaan Amerika akan menerapkan kebijakan yang sama,” tutur pemeran Pepper Potts di Iron Man itu.

Article by