in

Kondisi Rumah yang Bisa Mengundang Nyamuk

Ilustrasi rumah. Foto: Shutterstock

Kehadiran nyamuk seringkali membuat orang sebal. Bagaimana tidak? Binatang kecil ini bisa menggigit dan menyebabkan kulit menjadi bentol dan gatal-gatal. Lebih dari itu, gigitan nyamuk juga bisa menyebabkan penularan penyakit tertentu.

Oleh karena itu, keberadaan nyamuk di rumah harus segera dibasmi. Tanpa disadari, ternyata kondisi rumah tertentu bisa menyebabkan nyamuk tertarik untuk bersarang di dalamnya.

Lantas, kondisi rumah yang bagaimana saja yang sering dijadikan sarang nyamuk? Berikut di anataranya dirangkum dari beberapa sumber.

  • Memiliki sirkulasi udara yang buruk

Rumah dengan udara yang lembap sangat disukai oleh nyamuk. Oleh karena itu, rumah dengan sirkulasi udara yang buruk akan menjadi sarang nyamuk. Agar hal ini tidak terjadi, maka pastikan rumah selalu mendapatkan sirkulasi udara setiap harinya.

Caranya adalah dengan membiasakan untuk membuka jendela pada siang hari, sehingga udara di dalam rumah tidak lembap. Agar serangga lain tidak ikut masuk saat jendela terbuka, sebaiknya gunakan kasa nyamuk atau air curtain.

  • Terdapat wadah penampung air yang jarang dikuras

World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa wadah penampung air seperti ember dan bak mandi di rumah merupakan area yang sering dijadikan sarang nyamuk.

Tempat yang menjadi genangan air tersebut dimanfaatkan oleh nyamuk untuk menetaskan telurnya hingga menjadi jentik-jentik nyamuk. Jika wadah penampung air tersebut jarang dikuras, maka jentik-jentik nyamuk akan tumbuh menjadi nyamuk dewasa dan akhirnya populasi nyamuk di rumah pun akan meningkat.

  • Banyak genangan air

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), genangan air menjadi salah stau area yang paling disukai nyamuk untuk bersarang dan bertelur. Genangan air di dalam rumah merupakan tempat favorit yang sering dijadikan sarang nyamuk.

Mulai dari vas bunga, tatakan pot bunga, wadah penampung air AC dan kulkas, tempat minum hewan, dll. Agar tidak menjadi sarang nyamuk, genangan air pada tempat-tempat tersebut harus sering dikuras dan diganti dengan air yang bersih untuk meminimalisir perkembangbiakan nyamuk.

  • Banyak pakaian menumpuk di belakang pintu

Tanpa disadari, rumah yang didalamnya berisi tumpukan barang-barang juga bisa menjadi sarang nyamuk. Tumpukan baju yang digantung di belakang pintu menjadi salah satu area yang paling disukai nyamuk untuk bersembunyi.

Penasihat American Mosquito Control Association, Joseph Conlon menyatakan bahwa Aedes aegypti merupakan nyamuk dengan karakter yang menyukai aroma tubuh manusia. Oleh karena itu, baju-baju bekas pakai yang digantung di belakang pintu akan membuat nyamuk tertarik untuk bersarang di area tersebut.

  • Kurang mendapat sinar matahari

Sebagian besar nyamuk lebih suka berada di tempat yang gelap dan lembap. Oleh karena itu, rumah yang tidak mendapat sinar matahari dengan cukup akan sangat disukai oleh nyamuk. Menurut hasil studi yang dilakukan oleh Jonathan Day dari University of Florida, nyamuk memiliki ketertarikan visual yang cukup tinggi terhadap warna-warna gelap.

Hal tersebut menyebabkan nyamuk suka bersarang di area gelap yang ada di dalam rumah, seperti kolong tempat tidur, belakang lemari, kolong meja, dan area gelap lainnya. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa membuka gorden dan jendela pada pagi atau siang hari agar setiap ruangan di dalam rumah mendapat sinar matahari.

Itulah beberapa kondisi rumah yang sering menjadi sarang nyamuk. Untuk membasmi sarang nyamuk di rumah, kamu bisa menggunakan obat nyamuk semprot. Pilih obat nyamuk semprot yang terbukti aman dan efektif untuk membasmi nyamuk, seperti Force Magic.

Bahan aktif Force Magic juga bersifat aman bagi mamalia seperti manusia, sehingga tidak perlu khawatir dengan efeknya bagi kesehatan. Dengan Force Magic, rumah bisa terbebas dari sarang nyamuk dan kesehatan pun tetap terjaga.

Article by