in

Kiat-kiat Membuat Konten Live Streaming yang Menarik dan Raup Rupiah

Ilustrasi konten kreator. Gambar: Detik

Upaya para kreator konten untuk mendulang rupiah semakin bervariasi. Seperti saat ini, cukup banyak kreator konten yang memanfaatkan fitur live streaming untuk meraup pendapatan dengan instan.

Platform yang digunakan untuk live streaming pun beragam. Mulai dari TikTok, Twitch, YouTube, Bigo, NimoTV, dan masih banyak lainnya.

Konten live streaming yang digelar pun jenisnya beragam. Mulai dari mengobrol dengan penonton, menyanyi, berjoget, hingga melakukan tantangan yang diberikan oleh penonton.

Jika kontennya dirasa menarik, penonton tidak ragu-ragu memberikan saweran. Saweran yang diberikan selama live streaming biasanya berbentuk stiker yang memiliki nilai hingga jutaan rupiah.

Semakin banyak yang memberikan stiker, apalagi yang berharga mahal, maka semakin banyak pula pundi-pundi yang dikumpulkan kreator.

Setelah live streaming usai, kreator bisa menarik saweran tadi dan menukarnya ke dalam uang tunai. Bila konsisten melakukan live streaming, tidak menutup kemungkinan kreator bisa meraup pendapatan hingga puluhan juta rupiah.

Namun, membuat konten Live Streaming yang menarik bukanlah hal yang mudah. Selain butuh bakat, kreator juga harus memutar otak agar bisa menyuguhkan konten seunik mungkin dan berbeda dari yang lain.

Apabila Anda ingin mencoba peruntungan menjadi kreator dan mencoba meraup rupiah dari live streaming, ada kiat-kiat yang diberikan oleh para streamer (sebutan orang yang melakukan live streaming).

Nah, berikut kiat membuat konten live streaming yang dibagikan oleh sejumlah kreator.

  • Mulai saja dulu dan konsisten

Konten kreator yang rutin bermain game di YouTube, Reza Pahlevi, berpesan kepada konten kreator pemula untuk dapat secara konsisten mengadakan live streaming di platform yang mereka sukai.

Pria yang kerap menggelar live streaming di kanal YouTube Reenan ini mengatakan bahwa konten kreator pemula tidak membutuhkan set-up PC atau aksesori yang mewah untuk mulai menekuni profesi sebagai streamer.

Reza menceritakan awal perjalanannya saat pertama kali merintis sebagai konten kreator di tahun 2018. Setelah sempat hiatus selama beberapa tahun, Reza kembali rutin menggelar live streaming di YouTube sejak akhir tahun 2021 lalu.

Selama live streaming, Reza acap kali memainkan game RF Online, Valorant, PUBG, serta Grand Theft Auto V (GTA V).

“Yang penting mulai saja dulu. Awalnya saya pakai laptop. Lalu lama-kelamaan live streaming di PC dengan (kartu grafis) GTX 1080,” kata Reza.

  • Pandai pantau tren dan tidak kolot

Sebagai salah satu kreator konten yang aktif berkarya di TikTok, Gilang Ramadhan memberikan sejumlah tips agar dapat mengundang banyak penonton saat live streaming.

Pemilik akun TikTok “Romzino Art” dengan handle @romzinoart28 ini cukup populer di kalangan penggemar game lantaran kerap menggelar live streaming sambil bermain game Point Blank (PB) dan Guitar Hero.

Konten kreator yang akrab disapa Romzi ini mengatakan, konten kreator harus pandai memantau tren dan tidak kolot alias mau mengikuti perkembangan zaman.

Meski demikian, Gilang berpendapat bahwa kreator konten juga harus dapat melihat tren dari sisi yang berbeda. Hal ini lah yang dilakukan Gilang yang hingga saat ini memiliki total hingga 96.600 pengikut (followers) di TikTok.

Alih-alih bermain game populer seperti Valorant, Genshin Impact, dan Stumble Guys, dia justru memainkan PB dan Guitar Hero, game lawas yang sempat “booming” di era tahun 2000-an.

“Di saat (konten kreator) yang lain sibuk bermain Stumble Guys, saya bermain game musik Guitar Hero” kata Gilang.

Gilang mengaku bahwa strategi tersebut berhasil memikat banyak “viewers” (penonton), terutama mereka yang ingin bernostalgia dan mengenang momen-momen seru saat bermain PB di warung internet (warnet) dan menikmati game Guitar Hero di konsol PlayStation 2 (PS2).

Dia rutin mengadakan live streaming di TikTok 6-8 jam setiap harinya dan dibagi menjadi sebanyak dua sampai tiga sesi.

Dengan melakukan strategi ini, Gilang berhasil mengumpulkan hingga 3.000 penonton aktif saat sedang melakukan sesi live streaming di TikTok.

Penonton yang kerap menyaksikan live streaming Gilang juga rata-rata berusia di atas 15 tahun, sehingga sesuai dengan target audiens yang diinginkannya.

“Saya mencoba mencari game-game yang bisa membuat (penonton) nostalgia. Guitar Hero yang tepat menurut saya,” lanjut Gilang.

  • Berikan apresiasi ke penonton

Apabila ada penonton yang memberikan gift, apalagi jika jumlahnya cukup banyak, tidak ada salahnya untuk memberikan apresiasi. Seperti yang dilakukan Gilang.

Dia menerapkan konsep “ngamen” di mana dia akan memainkan lagu kepada penonton yang sebelumnya sudah menyumbang gift atau “saweran”.

“Kalau ada (penonton) yang meminta lagu, saya akan mainkan lagu tersebut di Guitar Hero,” jelas Gilang.

Dari hasil gift dan saweran, Gilang mengaku dapat mengumpulkan pendapatan hingga sekitar Rp 20 juta per bulannya.

  • Jangan bawa perasaan (baper)

Gilang juga berpesan kepada seluruh konten kreator agar memiliki mental yang kuat saat hendak berprofesi menjadi seorang konten kreator. Dengan kata lain, sebaiknya kreator meminimalisir bawa perasaan alias “baper”.

Sebab, tidak jarang konten kreator yang patah semangat lantaran mendapat komentar negatif dari penonton.

“Yang penting jangan terlalu bawa perasaan (baper). Saya lihat streamer-streamer sekarang dihujat sedikit baper, tidak melakukan live streaming lagi. Mental kita harus kuat kalau ingin menjadi streamer,” tutur Gilang.

Article by