in

Lantai Keramik Pecah, Ketahui Pemicunya

Lantai keramik terangkat dan pecah. Foto: Bildeco.

Tidak banyak yang tahu apa yang dimaksud dengan popping. Popping merupakan istilah yang digunakan untuk melambangkan terangkatnya atau pecahnya lantai keramik. Penyebab lantai keramik terangkat dan pecah bisa karena berbagai hal.

Mulai dari teknik pemasangan yang kurang tepat, material yang kurang berkualitas, pengaruh alam, dan sebagainya. Selain menciptakan kerusakan yang mengganggu keindahan, lantai keramik yang terangkat dan pecah juga dapat membahayakan kaki saat melangkah.

Berikut ini berbagai hal yang menyebabkan lantai keramik terangkat dan pecah sebagaimana dirangkum dari beberapa sumber.

  • Keramik tidak direndam air sebelum dipasang

Sebelum memasang keramik ke permukaan lantai, pastikan untuk merendamnya dengan air terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar semen yang melapisi di permukaan bawah keramik bisa lebih mudah menempel dengan erat.

  • Kualitas keramik buruk

Jika memilih keramik dan granit yang berkualitas buruk, otomatis mereka memiliki ketahanan yang buruk juga. Hal itu juga bisa menyebabkan lantai keramik retak, pecah, bahkan meledak akibat ketahanan yang tidak bagus.

  • Kualitas adukan semen dan pasir kurang bagus

Jika kualitas adukan semen dan pasir yang berfungsi untuk mengeratkan lantai tidak bagus atau kurang bagus, hal itu memengaruhi keramik di lantai terangkat atau menggelembung, yang pada akhirnya retak dan pecah.

  • Masuknya udara melalui garis nat

Masuknya udara melalui garis nat yang tidak tertutup rapat bisa membuat air atau udara mengikis lapisan semen di bawah permukaan keramik secara perlahan sehingga lantai keramik terangkat.

Garis nat sendiri adalah garis celah antar keramik yang ada di lantai maupun dinding, yang menghasilkan garis-garis kotak di pinggiran keramik.

  • Garis nat keramik yang terlalu rapat

Garis nat keramik yang terlalu rapat dapat memberikan ruang bagi muai-susut keramik. Dengan begitu keramik di lantai akan terangkat.

  • Perubahan temperatur tanah

Keramik maupun granit yang dipasang di lantai bisa terangkat, retak, pecah, bahkan sampai meledak akibat adanya perubahan temperatur tanah yang menjadi panas.

Peristiwa ini umumnya terjadi saat musim panas berlangsung. Meningkatnya temperatur tanah bisa membuat lantai keramik memuai dan terangkat. Proses pemuaian bisa semakin cepat terjadi apabila keramik yang digunakan berkualitas buruk.

  • Terdapat rongga di bawah keramik

Jika di bawah keramik terdapat rongga, lama-kelamaan itu dapat membuat lantai keramik terangkat dan pecah. Adanya rongga di bawah keramik dapat diakibatkan oleh tukang yang tidak benar dalam memasang atau menempelkan keramik ke permukaan lantai.

  • Beban berlebih

Adanya beban berlebih yang diletakkan di atas permukaan keramik dalam kurun waktu yang lama turut memengaruhi lantai keramik terangkat dan pecah.

  • Penurunan permukaan tanah

Penurunan permukaan tanah juga memengaruhi keramik di lantai terangkat dan pecah. Penurunan permukaan tanah dapat terjadi akibat kondisi tanah yang tidak stabil maupun pengambilan air tanah secara berlebihan.

  • Efek gempa bumi

Efek gempa bumi yang mengakibatkan pergeseran tanah memungkinkan untuk membuat perekat keramik terlepas dan menyebabkan keramik terangkat.

  • Lantai pernah terendam banjir

Lantai rumah yang pernah terendam banjir juga bisa memengaruhi lantai keramik menjadi terangkat. Sisa air banjir yang merembes melalui sela-sela keramik membuat turunnya permukaan tanah di bawah keramik, sehingga semen perekatnya lepas dan membuat lantai keramik terangkat.