in ,

Temuan Fosil Kepala Ikan 3 Dimensi, Berusia 145 Juta Tahun

Ilustrasi fosil tiga dimensi berbentuk kepala ikan ditemukan di sebuah peternakan di Inggris. Foto: AP

Para arkeolog baru saja menemukan fosil kepala ikan berbentuk tiga dimensi beserta beberapa fosil lainnya di sebuah peternakan di Inggris. Fosil itu diduga berasal dari periode Jurassic sekitar (201,3 juta hingga 145 juta tahun yang lalu).

Terdapat sekitar 180 fosil yang ditemukan setelah proses penggalian. Lokasi peternakan itu sendiri berasal di daerah Gloucestershire, barat daya Inggris.

Fosil-fosil tersebut berupa reptil laut besar yang biasa disebut ichthyosaurus, cumi-cumi, serangga, beserta hewan-hewan lain. Namun yang paling menarik perhatian adalah fosil kepala ikan, Pachycormus yang menyatu di batu gamping yang menyembul dari lumpur.

“Analogi yang paling dekat, yang bisa kami pikirkan adalah ikan Billy Bass mulut besar,” kata Neville Hollingworth, geolog dari University of Birmingham yang ikut dalam penggalian tersebut, seperti disadur dari Live Sciences.

“Tempat bola mata dan bola matanya benar-benar terjaga. Biasanya, dengan fosil, itu hanya datar saja. Tetapi kali ini, fosilnya benar-benar terjaga, lebih dari satu dimensi. Seperti ikan yang mumbul keluar dari bebatuan,” ujarnya menambahkan.

Ikut bersama Neville adalah sang istri, Sally Hollingwort. Wanita yang berprofesi sebagai kordinator penggalian itu mengaku belum pernah melihat fosil berbentuk tiga dimensi tersebut.

“Saya belum pernah melihat yang seperti itu. Anda bisa melihat sisik, kulit, tulang, dan bola matanya masih ada di sana,” ujar Sally.

Penggalian yang dilakukan Neville bersama rekan-rekannya berlangsung selama empat hari. Beranggotakan tim dengan delapan orang, mereka menggali 80 meter ke dalam tanah, di lokasi yang terletak di belakang kandang sapi tanduk panjang khas Inggris.

Selama penggalian, para ilmuwan menemukan beragam spesimen yang diduga berasal dari era Toarcian, sebuah era di periode Jurassic sekitar 183 juta hingga 174 juta tahun yang lalu. Spesimen itu antara lain cumi-cumi sefalopoda, kerang, dan siput beserta ikan lainnya.

Penemuan hewan-hewan laut itu kiranya tidak mengherankan. Pasalnya, pada suatu waktu, wilayah tempat penemuan fosil tersebut, benar-benar tenggelam oleh laut tropis yang dangkal. Kemudian, sedimen di sana kemungkinan membantu melestarikan fosil yang ada.

Dikutip National Geographic, periode Jurassic berlangsung antara 199,6 juta tahun hingga 145,5 juta tahun yang lalu. Periode ini memiliki karakter iklim yang hangat dan basah yang membuat vegetasi dan kehidupan berkembang pesat.

Banyak dinosaurus muncul dalam jumlah yang besar di periode ini. Beberapa di antaranya adalah stegosaurus, brachiosaurus, allosaurus dan lain-lain.

Article by