Tanaman hias kecil dapat menjadi pilihan jika ingin meletakkan tanaman di dalam ruangan. Sebab, tanaman hias kecil dapat diletakkan di mana saja di area rumah.
Selain itu, karena ukurannya kecil, maka Anda dapat memiliki lebih banyak tanaman di ruangan yang sempit. Tanaman hias kecil pun dapat menjadi elemen dekorasi yang mempercantik rumah.
Terdapat banyak tanaman hias kecil yang cocok jadi dekorasi rumah, berikut 10 di antaranya yang dihimpun dari beberapa sumber.
- Tanaman Giok (Crassula ovata)
Salah satu tanaman hias kecil paling populer adalah tanaman giok. Tanaman giok sangat populer karena penampilannya yang menarik dan persyaratan perawatan yang mudah.
Tanaman ini biasanya ditanam sebagai tanaman hias kecil, tetapi dengan ruang, waktu, dan perawatan yang cukup, mereka dapat tumbuh menjadi cukup besar.
Umumnya mudah dirawat, namun Anda perlu berhati-hati terhadap air yang berlebihan dan daun yang rontok.
- Tanaman Polka Dot (Hypoestes phyllostachya)
Tanaman Polka Dot adalah tanaman hias kecil lainnya yang selalu menarik perhatian. Dedaunan yang halus dan kompak hadir dengan bintik-bintik putih, merah muda, merah, kuning atau hijau yang membuatnya menjadi tanaman yang sangat menarik untuk dilihat.
Daunnya sangat berbeda dari kebanyakan tanaman hias lainnya, sehingga memberikan kontras yang besar dalam kelompok atau tampilan.
Ini adalah salah satu tanaman yang mudah tumbuh di terrarium, karena ukurannya yang ramping dan kebutuhan akan kelembapannya cukup tinggi.
- Rex Begonia
Dengan dedaunan bercorak unik dan pertumbuhan yang ramping, Rex Begonia adalah tanaman hias kecil yang ideal, dan yang akan selalu menonjol saat dipajang di rumah.
Tanaman ini bisa menjadi sedikit rewel tentang air, cahaya dan kelembapan, tetapi ini adalah tanaman yang indah.
Ditemukan hampir secara tidak sengaja pada tahun 1850-an, sekarang Rex Begonia menjadi salah satu tanaman indoor kecil yang paling populer.
- Fittonia
Meskipun bukan tanaman yang paling mudah dirawat, tapi fittonia cocok menjadi tanaman hias indoor yang mempercantik ruangan. Tanaman ini memiliki persyaratan air dan kelembapan yang tinggi.
Akan tetapi, dengan sedikit perhatian, fittonia dapat tumbuh di sebagian besar tempat. Fittonia adalah salah satu tanaman yang cocok tumbuh di terrarium.
Pola urat seperti renda yang rumit pada daunnya adalah daya tarik tanaman ini. Jaga agar tanah tetap lembap tetapi tidak basah dan beri sinar matahari tidak langsung.
- Peperomia
Ada begitu banyak spesies Peperomia sehingga Anda dapat mengumpulkan banyak jenis tanaman Peperomia. Tanaman indoor kecil ini, banyak di antaranya memiliki karakteristik sukulen, mudah dirawat.
Sebagian besar spesies akan tumbuh dengan baik di ambang jendela yang menghadap ke timur atau barat dan harus disiram setelah bagian atas tanah mengering.
Peperomia caperata dan Peperomia graveolens adalah beberapa jenis tanaman Peperomia yang menarik.
- Alocasia Polly
Alocasia Polly adalah nama umum untuk varian yang lebih kecil dari hibrida Alocasia amazonica. Tanaman ini menghasilkan sejumlah kecil daun mengkilap berbentuk mata panah dengan urat pucat menonjol yang kontras indah dengan dedaunan hijau tua.
Alocasia Polly membutuhkan kondisi yang optimal agar tetap sehat. Kelembapan sedang hingga tinggi, media tanam yang selalu lembap tetapi tidak basah dan cerah, tetapi sinar matahari tidak langsung sangat penting.
- Baby Toes (Fenestraria rhopalophylla)
Tanaman hias kecil yang lucu, tidak sulit untuk melihat mengapa Baby Toes mendapatkan nama umum. Tanaman dalam ruangan kecil ini cocok untuk ruangan sempit dan sempurna untuk dipajang sendiri atau dalam bersama dengan tanaman sukulen lainnya.
Baby Toes akan mentolerir berbagai kondisi cahaya, jadi akan melakukannya dengan baik di ambang jendela atau di sudut yang lebih gelap.
Media tanam subur dan menyerap air baik serta penyiraman yang jarang sangat penting untuk menjaga tanaman ini dalam kesehatan yang baik.
- Echeveria
Ada begitu banyak spesies echeveria, sehingga Anda pasti akan menemukan satu yang Anda kagumi. Tanaman sukulen ini dapat ditanam sendiri dalam pot kecil, atau ditanam di antara echeveria lain atau sukulen lainnya.
Echeveria dapat tumbuh dalam berbagai kondisi cahaya, tetapi akan meregang dan menjadi berkaki panjang seiring waktu jika tumbuh dalam cahaya rendah. Karena ukurannya yang kecil, echeveria dapat ditempatkan hampir di mana saja di rumah.
- Purple Shamrock (Oxalis triangularis)
Ditanam dari umbi, tanaman sederhana ini memiliki dedaunan yang luar biasa dan tidak biasa yang sangat indah saat dipajang. Tanama ini memiliki ciri khas daun trifolat ungu tua dan bunga biru pucat.
Daun-daunnya menutup di malam hari dan bergerak menghadap cahaya di siang hari, memberikan suasana yang selalu mengubah tampilan tanaman.
Tanaman ini pun sangat mudah tumbuh, mentolerir berbagai kondisi cahaya dan penyiraman yang tidak konsisten.
- Air Plant (Tillandsia)
Tanaman ini mudah dirawat dan sedikit berbeda dari kebanyakan tanaman indoor kecil lainnya. Tanaman ini tidak tumbuh di tanah, tetapi hidup menempel pada cabang atau batu.
Air Plant dapat ditampilkan dalam beberapa cara menarik di rumah karena Anda tidak hanya bisa menanamnya di tanah.
Anda dapat membuat pajangan yang indah, menempelkannya di batu, kerang, menumbuhkannya di terrarium atau bahkan memasang tanaman ini di dinding.
Tanaman ini memperoleh sebagian besar air yang mereka butuhkan langsung dari udara, tetapi menyemprot atau merendamnya dalam air setiap satu atau dua minggu biasanya diperlukan.
