in

Bulu Hewan Peliharaan Berubah Warna, Ketahui Faktornya

Ilustrasi memeliharaa hewan peliharaan

Penggemar hewan peliharaan tentu tidak asing terhadap perubahan fisik binatang peliharaan. Misalnya berubahnya warna bulu hewan peliharaan. Beberapa hewan peliharaan seperti kucing mengalami hal ini.

Bulu kucing yang awalnya berwarna hitam atau gelap lama-kelamaan berubah menjadi lebih muda atau memudar dari warna aslinya seperti menjadi kecokelatan, abu-abu, bahkan putih. Perubahan warna bulu ini tentu membuat khawatir.

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini lima faktor penyebab bulu hewan peliharaan berubah warna.

  • Genetika

Penyebab bulu hewan peliharaan berubah warna selanjutnya adalah genetika. Beberapa ras kucing secara genetik cenderung mulai beruban lebih awal, baik secara menyeluruh maupun hanya di bagian tertentu.

  • Faktor usia

Usia adalah penyebab paling umum bulu hewan peliharaan berubah warna menjadi abu-abu atau putih. Sama dengan manusia, seiring berjalannya waktu, hewan juga akan mengalami penuaan.

Perubahan warna bulu ini mirip dengan uban pada manusia. Namun, tidak seperti manusia, warna bulu kucing cenderung tidak berubah atau beruban di seluruh tubuhnya.

Sebagian besar perubahan warna bulu terjadi di sekitar moncong dan wajah. Proses warna bulu berubah menjadi putih atau abu-abu karena sel-sel pigmen di folikel rambut secara bertahap mulai mati.

Selain perubahan warna, tekstur bulu hewan peliharaan juga menjadi kasar seiring bertambahnya usia.

  • Penyakit Vitiligo

Tak hanya manusia, penyakit vitiligo juga bisa dialami hewan, termasuk kucing. Vitiligo adalah penyakit kulit langka yang dapat menyebabkan hilangnya pigmen di beberapa bagian kulit dan bulu.

Hilangnya pigmen ini membuat warna kulit menghilang atau memutih dan timbul bercak-bercak di kulit.

Penyebab vitiligo dipengaruhi banyak faktor seperti genetika, stres, dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Untungnya, vitiligo tidak menimbulkan rasa sakit.

Vitiligo mempengaruhi semua hewan peliharaan secara berbeda. Beberapa hewan akan kehilangan pigmentasi di seluruh tubuh, sementara yang lain hanya berpengaruh di bagian tubuh tertentu.

  • Stres dan kecemasan

Stres dan kecemasan adalah penyebab potensial perubahan bulu hewan peliharaan menjadi putih. Stres kemungkinan menyebabkan tubuh berhenti memproduksi pigmen sehingga bulu hewan pun berubah warna, sama seperti dulu sebagai bagian dari sifat evolusi.

Jika tidak yakin stres dan kecemasan menjadi penyebab perubahan warna bulu pada hewan peliharaan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter hewan. Cobalah tanyakan bagaimana mengurangi stres dalam kehidupan hewan peliharaan Anda.