in

Cegah Hiperpigmentasi dengan Bahan Alami

Ilustrasi kulit

Hiperpigmentasi adalah kondisi dimana beberapa bagian di tubuh muncul bercak-bercak hitam akibat produksi melanin berlebihan pada kulit. Kondisi ini terkadang menyebabkan penderitanya merasa penampilannya terganggu.

Ada beberapa faktor penyebabnya kondisi peningkatan melanin ini ialah mengonsumsi obat-obatan tertentu, kehamilan, mengidap penyakit langka, area sering terpapar gesekan dan sering terpapar sinar matahari.

Lantas bagaimana mengatasi Kulit hiperpigmentasi?

Hiperpigmentasi seringkali tak berbahaya dan mungkin tidak memerlukan perawatan sama sekali. Namun, beberapa orang mungkin lebih suka menghilangkannya. Berikut metode perawatan dan pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasinya.

Lidah buaya

Aloesin, merupakan senyawa yang ada dalam lidah buaya yang bisa meringankan hiperpigmentasi. Aloesin bekerja dengan menghambat produksi melanin di kulit. Dalam sebuah penelitian pada 2017, membuktikan bahwa mengonsumsi kapsul lidah buaya dapat meredakan melasma pada kehamilan.

Orang bisa mengoleskan gel lidah buaya dari tanaman langsung ke kulit setiap hari. Namun, tak ada penelitian yang secara langsung menghubungkan lidah buaya dengan area hiperpigmentasi yang berkurang, sehingga ilmuwan belum mengetahui efektivitas teknik ini.

Akar manis

Ekstrak licorice atau akar manis bisa meringankan hiperpigmentasi. Sebuah penelitian pada 2018 menunjukkan bahwa ekstrak licorice yang disebut glabridin bisa memiliki efek anti-inflamasi, antioksidan, dan memutihkan kulit. Penderita bisa menggunakan krim yang mengandung glabridin pada area hiperpigmentasi untuk menguranginya.

Krim topikal

Banyak orang menggunakan perawatan topikal dalam mengobati hiperpigmentasi. Perawatan topikal mencakup bahan-bahan yang bisa mencerahkan kulit, di antaranya asam azelaic, vitamin C, kortikosteroid, asam kojic, hidrokuinon, retinoid, steroid, niacinamide dan lainnya

Krim mengandung steroid dan hidrokuinon bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan untuk mempengaruhi warna kulit.

Teh hijau

Ekstrak teh hijau bisa meningkatkan hiperpigmentasi. Para peneliti sudah lama mempelajari teh hijau untuk potensi antioksidan dan sifat anti-inflamasinya. Ekstrak teh hijau bisa meningkatkan melasma dan mengurangi sengatan matahari.