in

Tips Mencegah Arus Pendek Pada Rumah, Aman Dari Kebakaran!

Token Listrik PLN. Foto: Kompasiana

Memiliki hunian yang bersih, aman, dan nyaman pasti menjadi impian semua orang. Di era modern saat ini, faktor pemilihan tempat tinggal adalah fasilitas yang disediakan developer atau penjual hunian tersebut. Mulai dari akses jalan, air, internet, keamanan sampai perlengkapan pencegahan kebakaran. 

Berbicara mengenai kebakaran, kebakaran menjadi hal yang paling ditakutkan oleh penghuni rumah. Karena kebakaran bisa kapan saja terjadi karena human error atau dari perabotan yang berada di dalam rumah. Keamanan pencegahan kebakaran menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan di rumah. Banyak kasus kebakaran rumah bukan disebabkan karena pemakaian kompor atau rusaknya elektronik di dalam rumah, melainkan karena arus pendek yang berasal dari instalasi listrik

Berikut ini beberapa tips untuk menghindari arus pendek di dalam rumah agar aman dari kebakaran. 

  • Penggunaan Kabel yang Tepat

Penggunaan kabel pada instalasi listrik rumah harus sesuai kapasitas dan peruntukannya. Biasanya kabel pada instalasi perumahan baru sudah menggunakan kabel berjenis tembaga. Umur kabel tembaga bisa digunakan lebih dari 10 tahun. Penggunaan kabel serabut sebenarnya bukan sepenuhnya dilarang, tetapi kabel serabut hanya bertahan maksimal 5 tahun dan hanya digunakan untuk perangkat elektronik di rumah yang membutuhkan daya kurang dari 400 watt.

  • Penggunaan MCB Yang Tepat

MCB atau Miniature Circuit Breaker menjadi komponen yang paling penting dalam menghindari arus pendek. Listrik berdaya 900 watt biasanya bisa menggunakan 4 tombol MCB untuk mengatur arus listrik. Sedangkan listrik berdaya lebih dari 2.200 watt MCB minimal harus memiliki minimal 6 switch pengaturan. 

  • Posisi Stop Kontak Yang Tepat

Posisi stop kontak yang kurang tepat menjadi salah satu penyebab arus pendek. Posisi stop kontak harus sesuai peruntukannya, misal stop kontak untuk penggunaan mesin cuci. Posisi stop kontak mesin cuci harus terhindar dari air pipa pembuangan mesin cuci. Kemudian stop kontak untuk penggunaan AC, biasanya posisi stop kontak harus mendekati plafon agar stop kontak tersebut hanya dikhususkan untuk AC.

  • Penggunaan Stop Kontak Tambahan Yang Tepat

Stop kontak tambahan harus digunakan sesuai kapasitasnya. Satu stop kontak tambahan tidak boleh digunakan untuk elektronik yang kebutuhan listriknya lebih dari 400 watt. Semisal satu stop kontak dengan 4 colokan hanya boleh diisi chargeran laptop atau gadget, lampu, purifier dan sejenisnya dan TV. Alat elektronik seperti microwave, kulkas dan rice cooker tidak boleh disatukan dalam satu stop kontak tambahan. 

 

Article by