in

Panduan Tanam Bawang Putih di Pot

Ilustrasi bawang putih

Bawang putih memiliki banyak kegunaan. Salah satu manfaat yang paling menonjol adalah, digunakan sebagai bumbu utama hampir semua menu masakan. Oleh karena itu, bawang putih wajib ada di dapur.

Namun, bahan masakan satu ini seringkali mengalami kenaikan harga di pasaran tanpa kita antisipasi sebelumnya. Bahkan pada momen-momen tertentu, bisa mengalami kenaikan berkali-kali lipat.

Nah, untuk menghemat pengeluaran, Anda bisa menanam sendiri bawang putih di rumah. Tak perlu lahan yang luas, karena Anda bisa menanamnya di pot. Berikut panduannya:

  1. Pilih jenis bawang

Terdapat dua jenis bawang putih yaitu bawang putih softneck dan bawang putih hardneck. Bawang putih softneck cocok ditanam di daerah yang memiliki cuaca panas. Sedangkan bawang putih hardneck lebih cocok ditanam di daerah yang bercuaca dingin.

  1. Siapkan wadah pot

Jika Anda mau menanam lebih dari satu umbi, maka pilih pot yang cukup besar. Idealnya pot memiliki kedalaman 20 cm. Ukuran tersebut bisa menampung bawang putih dengan jarak kira-kira 10 cm antar suing dan jarak 10 cm dari sisi-sisi pot.

  1. Siapkan media tanam

Langkah berikutnya, siapkan media tanam dengan cara sebagai berikut:

  • Siapkan tanah berkompos yang sudah siap pakai.
  • Campurkanlah dengan pasir dari kebun. Perbandingan campurannya 3 bagian tanah dan 1 bagian pasir.
  • Isi pot dengan media tanam, namun sisakan ruang sebesar 2,5 cm dari bibir pot.
  1. Saatnya menanam bawang

Setelah media tanam siap, saatnya melakukan sesi penanaman dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Pisahkan tiap siung umbi bawang putih.
  • Tekan ke dalam media tanam yang telah tersedia.
  • Pastikan bagian bawang yang rata menghadap bawah dan bagian yang lancip menghadap atas.
  • Tekan secara dalam namun sisakan ruang kira-kira 2,5 cm antara ujung siung dan permukaan tanah.
  • Letakkan pot di area yang terpapar sinar matahari langsung.
  1. Lakukan perawatan

Setelah selesai proses penanaman, saatnya untuk melakukan perawatan dengan menyiram pot dengan air secukupnya agar tanah tetap lembab. Ingat, jangan sampai tanah terlalu basah!

Article by