in

5 Penyebab Utama Salah Pilih Warna Cat Dinding

Ilustrasi mengecat dinding. Foto: Diynetwork

Seringkali kita baru menyadari salah penggunaan warna cat ketika dinding telah selesai dicat. Kesalahan dalam memilih warna cat dinding akan membuat suasana rumah menjadi kurang ideal dan bisa terlihat kurang menarik.

Contohnya, saat Anda menggunakan warna cat yang terlalu terang, malah membuat suasana rumah menjadi sangat sesak dan panas. Padahal ukuran rumah Anda sudah dibuat menjadi minimalis, ditambah banyak furnitur berwarna terang di ruangan tersebut.

Memang, memilih warna cat dinding termasuk pekerjaan yang tidak mudah. Terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan dan ini sering diabaikan sehingga akhirnya sedikit menimbulkan rasa penyesalan. Berikut penyebab utama salah pilih warna cat.

  • Hanya Fokus pada Warna Favorit

Warna favorit belum tentu cocok dengan warna furnitur, plafon, atau gabungan warna tertentu yang membuatnya menjadi tidak serasi. Oleh karena itu, sebaiknya menyesuaikan diri dengan warna yang tidak disukai atau mulai meminati warna lain di luar warna kesukaan akan menciptakan suasana ruangan yang lebih baik.

  • Tidak Mempertimbangkan Furnitur yang Ada

Kesalahan umum yang terjadi dalam pemilihan warna cat adalah tidak mempertimbangkan warna furnitur yang dimiliki. Misalnya di ruang tamu sudah ada sofa berwarna cerah.

Padahal, seharusnya yang dilakukan adalah menyesuaikan pemilihan warna cat dinding dengan warna sofa tersebut. Misalnya, jika sofa warna merah, Anda bisa memilih warna cat dinding abu-abu atau perpaduan abu-abu dengan merah.

  • Terlalu Fokus pada Contoh Warna di Katalog

Tidak semua warna cat yang Anda pada katalog bisa cocok dengan dinding rumah. Karena itu, sebaiknya memilih warna cat yang gradasinya tidak terlalu tipis.

Misalnya saat memiilih cat berwarna putih kemerahmudaan. Setelah digunakan di dinding rumah Anda, warna cat yang terlihat malah hanya putih saja. Ini bisa terjadi disebabkan oleh tekstur dinding rumah Anda mungkin terlalu kasar. Maka dari itu, pilih warna yang aman saja.

  • Tidak Memperhatikan Psikologis Warna

Psikologis warna sangat penting dipertimbangkan dalam menciptakan suasana rumah menjadi lebih baik. Misalnya, jika menyukai warna merah, tapi menginginkan suasana rumah yang sejuk.

Artinya adalah Anda tak bisa pilih warna merah, melainkan harus memilih warna yang lebih alami untuk membangun suasana tersebut, seperti biru atau hijau.