in

Pengakuan Marquez Sempat Enggan Balapan Lagi Usai Insiden di Mandalika

Marc Marquez. Foto: HRC

Rider MotoGP, Marc Marquez mengungkapkan sebuah fakta tak terduga.  Ia mengungkapkan bahwa kecelakaan paling parah yang ia alami selama MotoGP 2022 bergulir yakni yang terjadi di Sirkuit Mandalika pada Maret 2022.

Marquez mengaku tak bisa mengingat hal apapun saat mengalami kecelakaan di sirkuit tersebut. Bahkan rider Honda ini mengaku sempat tak ingin balapan lagi setelah alami kecelakaan parah di Sirkuit Mandalika.

“Indonesia? Saya ingat tepat sebelum kecelakaan itu. Saat saya mulai terbang. Tapi sejak saat itu hingga akhir ketika saya di dalam kotak, saya tidak ingat apa-apa,” tutur Marc Marquez dikutip dari Crash, Sabtu (17/12/2022).

“Ini dikarenakan saya memang tidak sadarkan diri pada saat itu,” tegas The Baby Alien, julukan Marc Marquez.

Marquez juga menjelaskan bagaimana ia bisa mengalami highside parah di Sirkuit Mandalika. Kala itu ia sedang menikung dengan ban belakang yang baru. Tetapi karena kecepatan ban belakang terlalu kencang, sehingga motornya berada di posisi selip dan melontarkannya langsung ke udara.

“Saya ingat memiliki ban baru di bagian belakang. Saya masuk ke tikungan dengan tekanan depan lebih sedikit tetapi kecepatan sama,” kenangnya.

“Saya mengunci bagian belakang, bagian belakang langsung mengambang dan kembali dengan cara sangat agresif,” tambahnya.

Karena kondisi tersebut, sambung Marc Marquez, ia pun langsung terlempar jauh ke udara. Marquez mendarat cukup keras di bagian gravel Sirkuit Mandalika. Setelah pulih dari segala cedera yang telah dialaminya, Marc Marquez pun mengaku enggan balapan kembali.

“Setelah kecelakaan seperti di Indonesia? Kita sebagai manusia, Anda tidak ingin naik (balapan) lagi,” ungkapnya.

Berunutng saat ini segala cedera Marc Marquez mulai membaik. Ia pun kini sudah siap membalap bersama tim Repsol Honda untuk MotoGP 2023.