in

Sergio Busquets Gantung Sepatu dari Timnas Spanyol

Sergio Busquets. Foto: Getty Images.

Setelah resmi menghentikan Luis Enrique sebagai pelatih, Timnas Spanyol kembali dikabarkan kehilangan satu pilar. Dia adalah sang gelandang bertahan, Sergio Busquets. Sergio Busquets dikabarkan gantung sepatu dari Tim Matador.

Sergio Busquets melakoni laga terakhirnya menggunakan seragam Spanyol pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022. Namun sayang, Sergio Busquets tidak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan atas Maroko dalam babak adu penalti.

Kekalahan tersebut menyebabkan Sergio Busquets melepas seragam Spanyol untuk selamanya. Sergio Busquets tercatat telah memainkan 143 laga di semua kompetisi bersama La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol.

Keputusan Sergio Busquets gantung sepatu dari Timnas Spanyol dikabarkan pertama kali oleh seorang wartawan sepakbola yang bekerja untuk Sky Sport Italia, Fabrizio Romano. Fabrizio Romano menyampaikan kabar itu melalui Twitternya.

“Resmi. Sergio Busquets menyampaikan gantung sepatu dari sepak bola internasional bersama Timnas Spanyol,” kicau Fabrizio Romano, dikutip dari Twitter, Sabtu (17/12/2022).

Sergio Busquets debut bersama Timnas Spanyol pada 1 April 2009 silam. Dia menjadi gelandang tak tergantikan meski dilatih oleh beberapa pelatih. Sergio Busquets menutup kiprahnya setelah 13 tahun berseragam Spanyol.

Selama berkarier di Timnas Spanyol, Sergio Busquets sukses mempersembahkan sejumlah gelar juara untuk Tim Matador. Dia pernah meraih Juara Piala Dunia 2010 dan Trofi Kejuaraan Eropa 2012.

Dua trofi tersebut membuktikan Sergio Busquets bukan pemain biasa bagi Spanyol. Hanya saja, keputusannya untuk pensiun tidak tepat karena Spanyol sedang terpuruk akibat tersingkir dari Piala Dunia 2022.

Akan tetapi, keterpurukan Spanyol di Piala Dunia tidak akan mengubah image Sergio Busquets sebagai salah satu kapten terbaik yang pernah dimiliki Spanyol.

Selain tentang Timnas Spanyol, Fabrizio Romano juga mengabarkan bahwa Sergio Busquets akan menentukan masa depannya beberapa bulan kemudian, yakni bertahan di Barcelona atau hengkang ke Inter Miami.