in

Mengenal Sarung Tangan Eksfoliasi, Haruskah Kamu Menggunakannya?

Sarung Tangan Eksfoliasi. Foto: iStock.

Ada dua cara untuk mengeksfoliasi lapisan kulit yang telah mati, yakni secara kimiawi dengan asam topikal, atau secara mekanis dengan scrub atau alat seperti spon dan sikat.

Belakangan ini tengah marak produk sarung tangan eksfoliasi. Sarung tangan eksfoliasi terbuat dari kain yang dirancang untuk mengangkat sel kulit mati dengan abrasi mekanis yang lembut.

Produk ini dirancang untuk menghilangkan lapisan atas sel kulit mati dan pas di tangan, sehingga mudah untuk digunakan.

Area yang sulit dijangkau seperti punggung dan bahu serta tumit dan jari kaki, membuat pengelupasan tubuh secara menyeluruh menjadi mudah dan cepat.

Sarung tangan eksfoliasi juga multitasker yang hebat, tambahkan pembersih atau shower gel kamu ke sarung tangan untuk mencuci dan mengeksfoliasi secara bersamaan. Setelah kulit mati mulai timbul dalam bentuk gumpalan, gunakan pelembab untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik.

Tapi ingat ya, pengelupasan berlebih dapat merusak barrier kulit dan dapat membuat retakan mikro pada kulit. Hal ini memungkinkan bakteri dan kuman masuk, menyebabkan kemerahan dan peradangan pada kulit.

Orang yang berjerawat dan orang dengan kulit sensitif harus berhati-hati saat menggunakan sarung tangan mengelupas.

Untuk kamu yang memiliki kulit rawan jerawat, terlalu sering menggunakan sarung tangan pengelupas dapat menyebabkan acne mechanica, yakni sejenis jerawat yang disebabkan oleh panas, tekanan, atau gesekan pada kulit. Pengelupasan mekanis dapat menyebabkan abrasi kecil pada kulit jika dilakukan secara berlebihan.

Pada orang dengan kulit sensitif, pengelupasan berulang dapat menyebabkan iritasi, dapat memicu jerawat atau eksim, dan dalam keadaan ekstrim dapat menyebabkan infeksi kulit.