in

Plus Minus Penggunaan Bata Ringan untuk Bangun Rumah

Bata ringan atau yang dikenal dengan istilah hebel merupakan bahan bangunan untuk dinding. Bata ringan sama fungsinya dengan bata merah. Keduanya digunakan sebagai material dinding rumah. Itulah sebabnya dua material bangunan ini sering dibanding-bandingkan.

Kedua bahan bangunan ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Khusus bata ringan, akan diulas di artikel ini. Berikut plus minus atau kelebihan dan kekurangan bata ringan untuk membangun rumah.

Kelebihan Penggunaan Bata Ringan untuk Bangun Rumah

  • Sesuai namanya, bata ringan memiliki bobot yang ringan sehingga bangunan atau rumah yang menggunakan batu ringan lebih tahan guncangan.
  • Bata ringan memiliki pori-pori di setiap bagian. Pori-pori tersebut bisa menyerap panas sehingga suhu dalam rumah lebih dingin.
  • Bata ringan memiliki permukaan yang sangat halus sehingga mudah jika ingin diplaster.
  • Ketahanan dan daya kuat bata ringan sama dengan beton karena memang pada dasarnya, bata ringan terbuat dari campuran beton.
  • Proses pemasangan bata ringan lebih cepat karena ukurannya lebih besar dan juga tidak butuh banyak semen.

Kekurangan Penggunaan Bata Ringan untuk Bangun Rumah

  • Apabila bata ringan basah, proses pengeringannya akan lebih lama karena pori-porinya menampung air.
  • Jika dibandingkan dengan harga bata merah, bata ringan lebih mahal karena ukurannya lebih besar hingga berkali-kali lipat.
  • Bata ringan tidak bisa dipasang oleh sembarang orang karena pemasangannya tidak sesimpel pasang bata merah.
  • Karena pemasangannya tidak butuh campuran semen, bata ringan membutuhkan perekat khusus yang berupa semen instan.
  • Karena ukurannya lebih besar, bata ringan cenderung akan banyak dibuang sebagai bahan sisa.

Demikian plus minus penggunaan bata ringan dalam membangun rumah. Semoga bisa menjadi referensi sebelum memiliki bata yang cocok untuk membangun rumah.