in

Berbagai Penyebab Kucing Tak Suka Air, Bukan Takut Basah

Article by
Ilustrasi kucing mandi. Foto: iStockphoto

Pernah melihat kucing yang lari terbirit-birit saat diancam dengan air? Kondisi ini menampakkan bahwa kucing takut air atau takut basah. Namun ternyata, kucing tidak suka air bukan karena takut basah, melainkan ada alasan lain.

Dilansir dari laman National Geographic Indonesia, kucing tidak menyukai air bukan semata-mata karena takut basah. Kucing bahkan memiliki perilaku alamiah yang tidak suka mandi dengan air. Berikut diuraikan beberapa penyebab kucing tak suka air.

Nenek moyang kucing sebagai hewan gurun

Sejak dahulu, kucing memang tidak pernah hidup dekat dengan air. Nenek moyang kucing termasuk salah satu binatang gurun yang gemar dengan tempat-tempat yang kering. Dengan kebiasaan turun-temurun itu, kucing akhirnya tidak terbiasa dengan air.

Kucing tidak nyaman dengan kondisi basah

Kucing memiliki bulu lebat yang tumbuh di sekujur tubuhnya. Jika bulu-bulu tersebut terkena air, air akan terserap. Kondisi banyak air dalam bulu-bulu kucing menyebabkan anabul ini merasa tidak nyaman. Bulu basah memberi sensasi buruk pada kucing.

Air dapat mengganggu fungsi hidung kucing

Kucing dibekali indera penciuman yang sangat baik. Dengan hidung, kucing dapat mengetahui jenis makanan tanpa harus melihatnya. Akan tetapi, fungsi hidung pada kucing akan terganggu jika di sekitarnya banyak air. Air mengganggu fungsi penciuman kucing.

Kucing mengalami kondisi trauma

Tingkat ketakutan kucing pada air berbeda-beda. Ada yang sama sekali tidak takut, meskipun sangat sedikit. Ada pula yang takutnya luar biasa. Kucing yang sangat takut pada air biasanya memiliki trauma, misalnya sering dihukum dengan air jika melakukan kesalahan.

Kucing menghindari zat kimia yang terkandung dalam air

Sebagaimana disebutkan di awal bahwa hidung kucing sangat peka. Kucing bahkan dapat mengendus zat kimia yang terkandung dalam air. Kucing menghindari air pada dasarnya menghindari zat kimia dalam air karena tidak mau tubuhnya terkontaminasi.

Article by