Pemilik kucing tidak merasa baru lagi jika melihat kucing peliharaannya menggaruk atau mencakar permukaan apa saja yang mereka temukan. Tingkah kucing ini kadang-kadang merusak benda-benda di rumah.
Perilaku kucing yang suka mencakar merupakan sifaat bawaan kucing dari lahir. Akan tetapi, sebagai pemilik kucing, tak ada salahnya untuk mengetahui penyebab perilaku kucing tersebut. Hal ini dimaksudkan agar pemilik bisa membantu kucing mengurangi aktivitas mencakar.
Berikut ini diuraikan penyebab kucing suka mencakar permukaan.
Melatih naluri berburu
Pada hakikatnya, kucing merupakan binatang pemakan daging yang aktif memburu. Naluri berburu kucing tinggi meski jinak pada manusia. Karena naluri berburu tinggi, kucing sering mencakar-cakar permukaan.
Menjaga kuku
Aktivitas mencakar pada kucing juga berfungsi untuk menjaga kuku kucing. Kuku kucing harus selalu tajam agar dapat digunakan memburu mangsa. Aktivitas mencakar berfungsi untuk mengasah ketajaman kuku pada kucing. Semakin sering mencakar, kuku kucing akan semakin tajam.
Melatih otot kaki
Selain menjaga kuku, aktivitas mencakar permukaan pada kucing dilakukan karena kucing melatih otot kakinya. Otot kaki kucing harus kuat untuk mengejar mangsa saat berburu. Alasan ini juga menjadi penyebab kucing mencakar permukaan.
Menandai daerah kekuasaan
Penyebab lain kucing mencakar permukaan adalah karena anabul ini menandai daerah kekuasaannya. Meski kucing tidak terlalu teritorial, tetapi kucing kadang menandai zona ternyamannya. Zona itu pun jarang juga dimasuki oleh kucing lain.
Meninggalkan tanda
Sebab lainnya kucing sering menggaruk atau mencakar permukaan ialah karena kucing ingin meninggalkan tanda. Tanda yang dimaksud dapat berupa bau dan bekas cakar. Kedua tanda ini bisa mengusir kucing lain jika menciumnya. Kucing lain akan menghindari area tersebut.
