Selain mengeong dan mencakar-cakar, ada kebiasaan lain kucing yang kadang lepas dari penglihatan. Kucing ternyata gemar melakukan gerakan memijat terhadap sesuatu. Sesuatu tersebut bisa berupa anggota tubuh pemiliknya serta benda-benda yang ada di sekitarnya.
Gerakan memijat merupakan perilaku umum yang terjadi pada kucing. Akan tetapi, tidak semua kucing gemar melakukan hal ini. Ada beberapa jenis kucing yang bahkan enggan melakukannya. Berikut beberapa penyebab kucing peliharaan melakukan gerakan memijat.
Kebiasaan sejak kecil
Saat masih menyusui pada induknya, kucing memang terbiasa melakukan gerakan memijat di bagian-bagian tertentu tubuh induknya. Hal ini bertujuan untuk merangsang banyaknya air susu yang bisa dikeluarkan oleh induknya.
Mencari posisi terenak
Gerakan memijat dilakukan oleh kucing saat mencari posisi terenak untuk beristirahat. Tingkah laku ini juga merupakan tingkah laku yang turun-temurun kucing lakukan. Apalagi jika lingkungan yang ditempati masih baru, kucing akan meremas-remas tempat tertentu untuk tidur.
Sebagai penanda teritori
Saat kucing melakukan gerakan memijat, kelenjar aroma yang ada di telapak kakinya akan mengeluarkan zat feromon. Feromon merupakan zat kimia yang dikeluarkan kucing untuk berkomunikasi. Tujuan komunikasinya ialah menandai batas-batas teritori.
Sedang menggoda lawan jenis
Penyebab selanjutnya kucing melakukan gerakan memijat ialah untuk menunjukkan bahwa dirinya sedang menggoda lawan jenisnya. Hal ini hanya terjadi pada kucing berjenis kelamin betina yang menggoda atau sedang mencari pejantan.
Menunjukkan kasih sayang
Jika yang dipijat adalah tubuh pemiliknya, pada dasarnya kucing tersebut menunjukkan rasa kasih sayangnya kepada pemiliknya. Pijatan pada tubuh pemiliknya juga bisa menjadi cara kucing berkomunikasi untuk menyampaikan rasa kasih sayangnya.
Demikian uraian beberapa penyebab kucing melakukan gerakan memijat. Sejauh ini belum ditemukan adanya hal buruk terkait tingkah laku kucing ini.
