in

Bunga Kenikir: Ciri dan Manfaatnya

Bunga kenikir. Foto: Pixabay

Apakah Anda sudah mengenal bunga kenikir? Daun bunga tanaman satu ini sering dijadikan sebagai lalapan di Indonesia. Bunganya berwarna kuning dan jingga yang bermakna semangat dan optimisme.

Bunga dengan nama ilmiah cosmos caudatus ini bisa ditemukan di wilayah dengan iklim tropis.  Tumbuhan ini masuk dalam famili asteraceae yang berasal dari Amerika Latin dan Amerika Tengah.

Bunga kenikir cocok ditanam di halaman depan rumah. Sebab tanaman ini akan tumbuh subur dengan paparan sinar matahari yang cukup.

Selain itu, karena warnanya yang cerah membuat bunga ini cocok juga sebagai dekorasi bagian depan rumah. Untuk mengenal bunga kenikir, simak uraian berikut:

Ciri bunga kenikir

  • Akar bunga kenikir yakni berakar tunggang dengan warna putih dengan cabang akar yang tumbuh tegak luas pada akar tunggangnya.
  • Batangnya berkayu dan berbentuk segi empat yang tumbuh tegak dengan cabang yang banyak.
  • Tingginya berkisar antara 1 hingga 3 meter tergantung lingkungan tempatnya tumbuh.
  • Daunnya bersilang dan berhadapan dengan sifat menyirip dan meruncing dengan bagian tepi yang rata.
  • Panjang daun berkisar antara 15-20cm.
  • Bunganya berwarna kuning dengan mahkota berjumlah 8 helai dan berbentuk bonggol di ujung batang yang tangkainya berkisar 25 cm panjangnya.
  • Biji bunga kenikir mirip jarum dengan tekstur keras berwarna cokelat yang terbungkus kulit biji yang ujungnya berambut.

Manfaat bunga kenikir

Daun bunga kenikir biasa dikonsumsi karena kaya manfaat kesehatan. Daunnya bisa mencegah osteoporosis, menurunkan tensi darah, mencegah dan mengobati diabetes, hingga mencegah pertumbuhan sel kanker.

Bunganya kaya akan kandungan antioksidan, anti radang, dan punya efek anti bakteri dan anti jamur. Selain itu, tanaman ini juga baik digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit jantung.