in

Tanaman Hoya, Bunga Cantik Dihargai Jutaan Rupiah

Bunga hoya. Foto: Pixabay

Hoya merupakan tanaman khas daerah tropis dari keluarga Apocynaeceae. Tanaman ini banyak tumbuh di negara-negara Asia Tenggara termasuk di Indonesia.

Di kalangan para pecinta tanaman hias, hoya termasuk salah satu primadona. Hal ini tidak lepas dari keunikan bentuk bunga yang dimilikinya.

Terdapat sekitar 200-300 jenis hoya tumbuh di dunia di mana 25 persennya atau sekitar 50 hingga 60 jenis terdapat di Indonesia. Mereka banyak dijumpai di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi dan Papua.

Sejarah ditemukannya tanaman hoya oleh para ahli erat kaitannya dengan sejarah ekspedisi bangsa Eropa. Penamaan hoya diberikan oleh ahli tumbuhan kenamaan berkebangsaan Skotlandia, Robert Brown yang diambil dari nama belakang sahabatnya, seorang botanis Inggris Bernama Thomas Hoy.

Brown menemukan hoya kala melakukan ekspedisi sains ke Benua Asia dan Australia menggunakan kapal HMS Investigator, tepatnya 1798 silam.

Kuntum bunga hoya berukuran 1,5 cm dan tumbuh membentuk kelompok. Satu kelompok biasanya berjumlah 30 kuntum bunga yang harum semerbak, yakni wangi aroma cokelat atau berbau selai kacang.

Bentuk bunga hoya kerap disamakan dengan anggrek. Bunga tanaman ini juga mempunyai banyak nektar lengket dan disukai kupu-kupu. Seringkali serbuk bunga dari tanaman ini berjatuhan ke tanah karena beratnya nektar atau karena perlakuan para serangga penyerbuk.

Selain kecantikan bunga yang dimilikinya, daun hoya pun banyak mengundang perhatian dan juga dijadikan standar kesempurnaan. Daunnya sederhana diatur dalam pola yang berlawanan dan biasanya sukulen.

Meski belum sepopuler tanaman anggrek, tanaman hoya termasuk flora yang laku dijual dengan harga mahal. Tanaman ini dijual berkisar Rp25.000-Rp500.000 per stek atau Rp500.000-Rp4.000.000 per pot untuk tanaman dewasa.