in

Aturan Makan dan Olahraga di Bulan Puasa

Ilustrasi olahraga. Foto: Rey.

Orang berpuasa karena berbagai alasan termasuk ketaatan agama, penurunan berat badan, dan tujuan mendetox tubuh. Jika kamu berolahraga secara teratur, kamu mungkin ingin melanjutkan rutinitas olahraga di bulan puasa.

Namun puasa berarti kamu mengonsumsi kalori jauh lebih sedikit daripada yang biasanya dimakan dalam sehari, yang dapat membuat olahraga menjadi sulit dan bahkan tidak aman.

Kamu harus memahami dasar-dasar cara melakukan olahraga yang dimodifikasi selama berpuasa, berikut tips yang akan membantumu tetap aktif sekaligus tetap aman berolahraga selama puasa :

1. Pilihlah olahraga yang tidak terlalu berat
Latihan intensitas rendah mungkin lebih bermanfaat jika kamu berpuasa. Hal ini dapat membantu memastikan bahwa tubuh kamu tidak menggunakan protein sebagai bahan bakar.

Selama berpuasa, tubuh mengandalkan energi yang tersimpan dalam bentuk glikogen atau bentuk penyimpanan glukosa tubuh. Jika kamu sudah lama tidak makan, kamu mungkin kehabisan glikogen yang akan memaksa tubuh menggunakan protein sebagai bahan bakar.

2. Pilih latihan seperti berjalan daripada berlari
Jalan kaki sedang adalah cara intensitas rendah untuk merangsang detak jantung. Lakukan yoga ringan atau Tai Chi. Gerakan yang lambat dan hati-hati tidak hanya menyeimbangkan dan menstimulasi tubuh, praktik kuno ini telah diketahui dapat menenangkan dan menjernihkan pikiran.

3. Berkebun atau melakukan pekerjaan pekarangan ringan
Melakukan ini membutuhkan pembengkokan, peregangan, dan pengangkatan, di antara gerakan tubuh lainnya. Keduanya pada dasarnya adalah olahraga yang disamarkan sebagai hobi atau pekerjaan yang menyenangkan.

Jika suatu saat, bahkan selama aktivitas fisik intensitas rendah, kamu merasa pusing, segera hentikan latihan. Kamu mungkin perlu minum air dan makan dalam porsi kecil untuk membantu merasa lebih baik.

4. Makan protein saat berbuka puasa
Jika mengikuti rencana puasa bergantian atau mencoba menurunkan berat badan dengan berpuasa, disarankan untuk makan lebih banyak protein pada jam buka puasa.

Jumlah protein yang lebih tinggi sangat penting jika mencoba membangun massa otot. Mengkonsumsi beberapa makanan kecil berprotein tinggi setiap tiga hingga empat jam.

Asupan protein harian yang direkomendasikan masing-masing harus 46 gram dan 56 gram untuk pria dan wanita. Cobalah dan tingkatkan asupan protein kamu secara maksimal. Mengkonsumsi sekitar 3 atau 4 ons protein tanpa lemak akan memberimu sekitar 20 hingga 25 gram protein.