in

Cara Mendapatkan Kuku yang Kuat

Kuku akrilik

Kuku yang lemah dapat menyebabkan kuku pecah, tepi yang kasar, atau kuku yang sakit. Meskipun banyak tip kecantikan yang populer, sebenarnya hanya ada beberapa solusi yang berhasil.

Bagi kebanyakan orang yang menjalani diet sehat, pelembab harian dan beralih ke rutinitas perawatan kuku yang lembut adalah satu-satunya perubahan yang patut dipertimbangkan.

Ilustrasi Pexel.

1. Suplemen biotin
Biotin mungkin tidak banyak berpengaruh kecuali kuku kamu sangat rapuh, tetapi mungkin patut dicoba. Dosis harian 30mg sudah cukup untuk menghindari defisiensi. Tapi jangan mengkonsumsi biotin dosis tinggi, karena dapat mengganggu tes medis tertentu.

Kamu juga dapat meningkatkan asupan biotin secara alami dengan mengonsumsi lebih banyak telur, almond, ubi jalar, dan sumber makanan lain dari vitamin B ini.

2. Amplas dengan hati-hati
Bentuk kuku dengan kikir halus, hindari kikir logam dan papan amplas yang kasar. File dalam satu arah saja, tidak pernah bolak-balik. Menghaluskan torehan dan tepian yang kasar dapat membantu mencegah kerusakan, tetapi tetaplah pada pendekatan yang hati-hati ini.

Pastikan kuku benar-benar kering sebelum mengikir. Selalu tunggu untuk mengajukan setidaknya 10 menit setelah mandi atau mencuci piring.

Cobalah membentuk kuku panjang menjadi oval, bukan titik atau bujur sangkar, untuk mengurangi tekanan. Jangan pernah mengikir sisi kuku, karena dapat menyebabkan infeksi dan melemahkan kuku kamu secara serius.

3. Lembabkan kutikula dengan minyak
Kuku kamu perlu dilembabkan secara teratur, sama seperti tangan, kaki, dan bagian tubuh lainnya. Setiap kali kamu melembapkan tangan, lembabkan kutikula. Dengan begitu, kuku baru akan tumbuh akan selalu terpelihara, jadi kuku bisa tumbuh lebih kuat.

Untuk mengurangi pecah dan pecah, gosokkan krim pelembab atau minyak zaitun ke dalam kutikula setiap hari. Petroleum jelly atau lotion tangan yang kental dan berminyak yang mengunci kelembaban juga bisa digunakan.