in

Kenalan dengan Aplikasi Saingan Twitter: Bluesky

Aplikasi Bluesky (Foto: JAAP ARRIENS/NURPHOT/GETTY IMAGES
Aplikasi Bluesky (Foto: JAAP ARRIENS/NURPHOT/GETTY IMAGES

Sejak resmi dibeli Elon Musk, berbagai aplikasi tandingan Twitter pun terus bermunculan untuk menarik minat pengguna setia si burung biru, termasuk Bluesky. Menurut data.ai, Bluesky telah diunduh 375 ribu kali.

Menariknya, penciptaan Bluesky tak terlepas dari campur tangan mantan CEO Twitter, Jack Dorsey. Bahkan, tampilannya pun digadang-gadang bakal menyerupai Twitter dengan pilihan algoritma yang mirip.

Dorsey sendiri sebenarnya telah memperkenalkan Bluesky sejak 2019 lalu saat ia masih menjabat sebagai CEO Twitter. Saat itu, Dorsey berencana agar Twitter mendanai sebuah tim independen kecil yang beranggotakan lebih dari 5 arsitektur open source, teknisi, dan desainer untuk membangun standar terdesentralisasi untuk media sosial.

Fitur Bluesky

Cara menggunakan Bluesky benar-benar mirip dengan Twitter versi sederhana. Kamu bisa mengklik tombol ‘+’ untuk menulis postingan dengan 256 karakter yang juga bisa dilengkapi foto. Postingan di aplikasi ini bisa dibalas, di-retweet, disukai, dan di-report dengan mengklik tombol tiga titik.

Postingan juga bisa dibagikan ke aplikasi lan atau disalin sebagai teks.¬†Kamu juga bisa mencari dan mengikuti pengguna lainnya, termasuk mengikuti postingan teman-temanmu di beranda. Ada pula timeline ‘What’s Hot’ yang memperlihatkan postingan menarik.

Nah, fitur tampilan yang akan diperlihatkan pada profil kamu juga mirip dengan Twitter, mulai dari foto profil, latar belakang, bio, dan jumlah following. Feeds profile juga dibagi menjadi dua kategori, yakni ‘post’ serta ‘post & replies’.

Meski memiliki banyak kemiripan dengan Twitter, Bluesky tidak memiliki DM maupun fitur Twitter yang agak rumit lainnya.

Untuk mengguakan Bluesky yang saat ini masih dirilis dalam versi Beta, kamu harus menerima undangan terlebih dahulu. Kamu harus mendaftarkan e-mail kamu ke laman Bluesky dengan mengklik link ini.

Meski diciptakan oleh Jack Dorsey, namun ia tak lagi turun tangan dalam proses pengembangan  Bluesky. Kini, jabatan CEO Bluesky dipegang oleh Jay Graber yang dulunya merupakan software engineer Zcash.