in

Saat Minum Air, Lebih Baik Menyeruput Perlahan atau Meneguknya Langsung?

Cara tepat minum air.

Selain makan, minum air adalah bagian yang amat penting untuk dilakukan setiap hari. Sangat dianjurkan untuk minum air, minimal 8 gelas sehari agar terhindar dari dehidrasi. Kalimat semacam itu adalah narasi yang paling sering kita dengar. Tetapi, yang luput untuk dibicarakan adalah, bagaimana kita meminumnya. Jadi, mana yang lebih baik, meneguk langsung atau menyeruput air perlahan?

Perlu diketahui bahwa tubuh manusia bekerja seperti mesin yang disetel untuk mendistribusikan cairan tubuh seefisien mungkin ke berbagai jaringan otot dan sel. Sayangnya saat tubuh merasa dehidrasi dan memberi sinyal haus, mengkonsumsi air lebih banyak dari pada yang dibutuhkan tubuh untuk beroperasi akan sama saja. Karena kelebihan air akan dibuang untuk memastikan jumlah air tepat sesuai kebutuhan tubuh.

Sekarang coba bayangkan, suatu kondisi di mana anda kehausan dan ingin minum air segera. Saat minum air tegesa-gesa Anda akan cenderung meneguknya langsung. Menelan segelas air dalam waktu singkat dan menyebabkan penyerapan air justru tidak tepat dalam tubuh. Kembali lagi, saat terjadi kelebihan air, air akan dikeluarkan melalui urin.

Jadi meneguk sejumlah besar air dalam sekali waktu akan menyebabkan tingkat penyerapannya rendah oleh jaringan otot. Kondisi ini dalam waktu singkat akan membuat ginjal akhirnya menyimpulkan adanya kelebihan air dalam tubuh dan mencoba mengeluarkannya.

Jadi, kesimpulannya akan lebih baik menyeruput air dan meminumnya perlahan dibanding meneguk langsung dalam jumlah besar karena akan menyebabkan penyerapan air ke tubuh jadi lebih rendah.