in

Punya Rekor Tak Mulus di MotoGP Prancis, Begini Tekad Bagnaia

Article by
Francesco 'Pecco' Bagnaia. Foto: Getty Images

MotoGP Prancis 2023 di sirkuit Le Mans yang berlangsung mulai hari ini, Jumat-Minggu (12-14/5/2023) bisa menjadi ajang penebusan kesalahan Francesco Bagnaia. Selama ini, Sirkuit Le Mans bisa dibilang tidak cukup baik bagi Francesco Bagnaia.

Namun rider Ducati ini akan berupaya memperbaiki rekornya di akhir pekan ini. Pecco, sapaan akrab Bagnaia, mengaku telah menantikan race ini.

“Atmosfer di Le Mans itu selalu unik, itulah mengapa aku sangat menantikan akhir pekan,” ungkapnya dilansir Speedweek.

“Aku menyukai treknya dan tangguh di sana pada tahun lalu dengan pole position,” lanjutnya.

“Bagaimanapun, tahun ini kami mungkin akan harus berhadapan dengan suhu yang lebih rendah dan banyak hujan. Jadi kami menghadapi sebuah akhir pekan yang sulit di mana menjaga tetap fokus itu sangat penting,” kata Bagnaia.

Untuk diingat, Bagnaia pada MotoGP Prancis 2022 silam tengah memimpin balapan ketika tiba-tiba dikejutkan Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP) yang mengambil alih pimpinan. Bagnaia lalu mencoba untuk mengambil alih posisi terdepan dari Enea Bastianini.

Sialnya, pembalap Pecco saat itu malah melakukan kesalahan sendiri, ia crash di tikungan terakhir sirkuit le Mans Prancis. Karena itulah, Pecco bertekad memperbaiki rekornya di MotoGP Prancis 2023 akhir pekan ini.

Jika Bagnaia menang MotoGP Prancis 2023, itu artinya Pecco menang banyak. Seba itu akan menjadi kemenangan pertama Pecco di sirkuit Le Mans Prancis di kelas premier.

Sebab sejak pembalap berusia 26 tahun ini debut di kelas MotoGP per 2019, ia belum pernah menang MotoGP Prancis di sirkuit Le Mans.

Article by