in

Perbedaan Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi jerawat. Foto: Pexel

Masalah jerawat memang sulit diatasi, terlebih pada kulit sensitif. Namun bekas jerawat biasanya lebih sulit dihilangkan. Untuk memudahkan kamu dalam mengatasinya, sebaiknya untuk mengetahui lebih dulu jenis dari bekas jerawat yang ternyata ada tiga jenis.

Ilustrasi kulit berjerawat. Foto: Shutterstock

Post inflammatory erythema

Bekas jerawat yang berupa bintik-bintik kecil berwarna merah, biasanya disebut dengan post inflammatory erythema atau PIE.

PIE ini biasanya bisa hilang dengan sendirinya seiring dengan waktu, tapi kalau kamu ingin menghilangkannya dengan melakukan treatment agar lebih cepat, kamu bisa mencoba perawatan laser.

Tentunya di bawah pengawasan dokter kulit, atau kalau mau pakai produk skincare, jenis skin care yang mengandung retinol dan niacinamide biasanya dapat membantu menghilangkan bekas jerawat.

Post inflammatory hyperpigmentation

Bekas jerawat yang berupa bintik-bintik berwarna gelap seperti coklat, keunguan, atau hitam, disebut sebagai post inflammatory hyperpigmentation atau PIH.

Bekas jerawat jenis PIH ini, biasanya lebih umum terjadi pada orang yang memiliki warna kulit lebih gelap, produk skin care dengan kandungan retinol, niacinamide, dan alpha arbutin, bisa membantu menghilangkan bekas jerawat jenis ini.

Atrophic acne scars

Ini adalah sebutan untuk bekas jerawat yang meninggalkan bopeng atau lubang pada luka bekas jerawat, akibatnya tekstur kulit menjadi tidak rata, bekas jerawat bopeng ini bisa dihilangkan dengan treatment, seperti micro middle, laser ,dan chemical peeling, dan tentu tetap di bawah pengawasan dokter kulit.

Sedangkan untuk kandungan skincare yang bisa membantu menghilangkan bekas jerawat bopeng Ini adalah retinol.