in

Meta Dikabarkan Bakal Kembali PHK Massal Karyawan

Induk perusahaan Facebook, Meta (Foto: Forbes)
Induk perusahaan Facebook, Meta (Foto: Forbes)

Meta dikabarkan akan memulai PHK massal pada minggu ini. Sebelumnya, Mark Zuckerberg telah mengumumkan wacana untuk kembali memberhentikan karyawan induk perusahaan Facebook tersebut. Namun, ia tak menyebut secara spesifik kapan kebijakan itu bakal diimplementasikan.

Sementara itu, President of Global Affairs Meta, Nick Clegg mengonfirmasi kabar ini lewat meeting perusahaan.

“Gelombang (PHK) ketiga akan terjadi minggu depan. Itu memengaruhi semua orang di tim bisnis, termasuk di organisasi saya,” kata Clegg dilansir dari Vox. “Ini merupakan masa yang penuh dengan kecemasan dan ketidakpastian… Saya harap saya punya cara mudah untuk memberikan pengiburan dan kenyamanan.”

Clegg menambahkan bahwa pemecatan kali ini akan melalui proses yang sama dengan PHK pada April lalu. Seperti diketahui, sebelumnya ada 4 ribu karyawan yang terkena PHK Meta. Bahkan pada November 2022, tercatat 11 ribu karyawan telah lebih dulu mengalami pemberhentian massal. Pada akhir 2022 lalu, Meta memiliki kurang lebih 86 ribu karyawan.

Sebelum pemecatan dilakukan, pimpinan Meta memberikan catatan kepada karyawan terkait detail mengenai proses PHK dan tim apa saja yang akan terimbas. Kemudian, karyawan yang terkena PHK akan menerima pemberitahuan.

Pada Maret lalu, Mark Zuckerberg menyebut bahwa akan ada 10 ribu pekerja yang terancam bakal diberhentikan hingga akhir Mei mendatang. Artinya, kemungkinan akan ada 6 ribu pekerja lagi yang bakal terjerumus badai PHK dari induk perusahaan Instagram hingga WhatsApp tersebut.

Langkah ini digadang sebagai bagian dari rencana Mark Zuckerberg untuk melakukan efisiensi perusahan selama 2023.