in

Asal Usul dan Sejarah Sayur Lodeh

Cara Membuat Sayur Lodeh. Foto: Royco.

Sayur lodeh dibuat dengan santan. Bahan yang banyak kita jumpai untuk pembuatan sayur lodeh adalah nangka muda, terong, labu siam, kacang, daun melinjo, kacang panjang, cabe hijau, tahu dan tempe. Lalu dimasak dengan santan dan diperkaya dengan kaldu ayam atau sapi.

Bumbunya terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, bubuk kencur, kunyit bubuk, terasi kering, garam dan gula.

Bahan sayur lodeh mirip dengan sayur asem, bedanya di bagian kuahnya. Sayur lodeh berbahan dasar santan sedangkan sayur asem berbahan dasar asam jawa.

Untuk menambah aroma dan rasa, resep sayur lodeh asli Jawa, biasanya ditambahkan tempe yang dihaluskan. Tempe tua ini dikenal dengan sebutan tempe kemarin atau tempe busuk dalam bahasa Jawa.

Asal usul masakan tersebut dapat ditelusuri dari tradisi masyarakat Jawa. Dalam kepercayaan Jawa Kejawen, sayur lodeh merupakan bagian yang sangat penting disajikan ketika upacara slametan dan diyakini sebagai tolak bala untuk menangkal kemungkinan bahaya dan bencana.

Masyarakat dan Keraton Yogyakarta sering memasak sayur lodeh untuk upacara slametan. Masyarakat Jawa mempercayai dan meyakini tradisi tersebut mencegah bencana seperti kekeringan, wabah penyakit, badai angin, gempa bumi hingga letusan gunung berapi.

Masakan Jawa ini telah menyebar ke seluruh Indonesia dan daerah lain karena migrasi orang Jawa ke negara tetangga. Saat ini sayur lodeh juga populer di Malaysia dan Singapura.