in

Kesalahan Umum Menjemur Pakaian Penyebab Kerusakan

Ilustrasi menjemur pakaian. Foto: Pixabay

Semua tentu paham bahwa setelah mencuci pakaian, maka langkah selanjutnya adalah menjemur pakaian-pakaian tersebut. Menjemur pakaian kelihatannya gampang karena tinggal bentangkan atau digantung di jemuran, kemudian biarkan kering di bawah sinar matahari.

Namun siapa sangka, menjemur pakaian yang asal dilakukan bisa menyebabkan kerusakan. Misalnya, pakaian cepat sobek, warnanya cepat pudar atau bahkan melar.

Berikut beberapa kesalahan paling umum terjadi dalam menjemur pakaian, sebagaimana dirangkum dari sejumlah sumber.

Tidak membalik pakaian saat dijemur

Membalik pakaian saat akan dijemur akan mengurangi risiko warna pudar akibat sinar matahari. Membalik pakaian juga dapat menjaga kualitas sablonnya, terutama jika matahari terlalu terik.

Tidak segera menjemur pakaian

Pakaian yang sudah dicuci tentu dalam kondisi lembap yang jika dibiarkan menumpuk akan membuat pakaian terlihat kusut dan berbau apek. Hal itu bisa membuat jamur tumbuh di pakaian yang dibiarkan dalam kondisi lembap.

Menggantung pakaian berbahan melar

Ada beberapa jenis pakaian memiliki jenis bahan yang berat dan mudah melar, seperti sweater. Pakaian dengan bahan tersebut sebaiknya tidak dijemur dengan cara digantung karena berat pakaian malah akan membuatnya makin molor.

Membalik pakaian dalam saat dijemur

Tips untuk membalik pakaian saat dijemur supaya tidak mudah pudar tidak berlaku untuk pakaian dalam. Sebab ketika dibalik, partikel udara seperti debu dan kuman bisa menempel pada bagian dalam pakaian dan itu berbahaya saat dipakain karena langsung bersentuhan dengan bagian kulit yang sensitif.

Menjemur di bawah sinar matahari terlalu terik

Sinar matahari dan udara yang panas memang sangat membantu dalam proses mengeringkan pakaian dengan cepat. Namun itu dapat berakibat buruk pada pakaian, seperti warna pakaian bisa pudar dan sablon terkelupas.

Solusinya adalah jemur pakaian tertentu di tempat yang teduh sehingga tidak langsung terkena sinar matahari agar tak warnanya dan sablonnya tetap awet.