in

Cemas Berlebih Saat Terima Panggilan Telepon? Ini Cara Mengatasinya

Ilustrasi terima panggilan telepon (Unsplash)
Ilustrasi terima panggilan telepon (Unsplash)

Alat komunikasi seperti telepon mempermudah manusia untuk saling berkomunikasi saat ini. Meski begitu, beberapa orang justru sering mengalami kecemasaan berlebih saat mengangkat telepon. Mereka juga cenderung berusaha untuk menghindarinya. Ternyata kecemasan berlebih saat mengangkat telepon ini disebut sebagi telephobia.

Telephobia menyebabkan munculnya rasa takut saat harus terlibat percakapan di telepon. Kondisi ini juga umum menyerang mereka yang mengalami gangguan kecemasan sosial. Meski begitu, saat seseorang benci mengangkat telepon, ini tidak secara langsung dikategorikan sebagai telephobia. Sebab, ada gejala tambahan lain yang biasa muncul saat seseorang mengalami telephobia

Beberapa gejala emosional yang muncul termasuk, menunda atau menghindari panggilan telepon karena kecemasan, merasa gugup, dan khawatir sebelum, selama, dan setelah, panggilan terjadi. Gejala emosional juga terkadang diikuti gejala fisik seperti mual, peningkatan denyut jantung, pusing, dan sesak nafas.

Tetapi tak perlu khawatir karena telephobia bukan kasus langka. Sebuah survei tahun 2019 terhadap pekerja kantoran di Inggris menemukan bahwa sekitar 70% generasi milenial merasa cemas ketika telepon berdering. Dan 61% dari mereka juga cenderung menghindari panggilan tersebut.

Sejauh ini, telephobia diduga muncul karena akses kita hanya terbatas pada suara. Dikutip dari laman the Conversation, dengan tidak adanya isyarat lain seperti gerakan tubuh, bahasa tubuh dan kontak mata, keterbatasan ini menyebabkan kita jadi merasa sangat peka terhadap suara sendiri dan pilihan kata-kata yang kita gunakan.

Untuk mengatasi gejala ini, salah satu cara paling efektif justru dengan melibatkan diri dalam panggilan telepon yang lebih banyak. Semakin anda sering melatihnya, kecemasan terkait telepon juga dianggap semakin berkurang. Tetapi jika melakukan hal tersebut tidak memberikan dampak yang positif, ada baiknya libatkan bantuan profesional seperti konseling.