in

Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Jamur Tremella

Jamur Tremella. Pixabay
Jamur Tremella. Pixabay

Jamur tremella atau tremella fuciformis juga dikenal sebagai jamur putih atau kuping salju, adalah jamur yang dapat dimakan yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis.

Mereka telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional tiongkok untuk pencegahan penyakit, meningkatkan kekebalan, dan memperbaiki penampilan kulit.

Sebagian besar manfaat kesehatan jamur tremella terkait dengan kandungan polisakarida, sejenis karbohidrat yang tinggi, yang memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan.

Kesehatan jantung:

Jamur tremella menjanjikan dalam membantu meningkatkan kesehatan jantung. Eksopolisakarida dalam jamur tremella dapat membantu mengurangi trigliserida dan kadar kolesterol total sekaligus meningkatkan lipoprotein densitas tinggi, hdl atau kadar kolesterol dengan diabetes tipe 1.

Meningkatnya kadar trigliserida dan kolesterol bisa berkaitan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Akibatnya kadar kolesterol yang tinggi dianggap sangat berpengaruh terhadap penyakit jantung.

Dapat melindungi dari stres oksidatif dan melawan peradangan:

Stres oksidatif adalah suatu kondisi yang terjadi ketika terlalu banyak radikal bebas dan tidak cukup antioksidan dalam tubuh, yang menyebabkan potensi kerusakan sel dan jaringan.

Kondisi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan kronis dan meningkatkan risiko kondisi kesehatan yang serius seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan penyakit ginjal.

Polisakarida tremella memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan, menunjukkan potensinya sebagai pengobatan yang efektif untuk kondisi kesehatan peradangan.

Membantu meningkatkan kesehatan kognitif:

Polisakarida tremella dapat membantu meningkatkan fungsi otak dengan melindungi sel saraf di otak dari kerusakan.

Mengonsumsi suplemen jamur tremella menunjukkan peningkatan memori dan peningkatan dalam memori jangka pendek. Mengonsumsi jamur tremella juga bisa menjadi tindakan pencegahan penyakit neurodegeneratif seperti penyakit alzheimer.