in

Tips Memperbanyak Bunga Anyelir dari Biji dan Stek

Bunga anyelir. Foto: Pixabay

Bunga anyelir memiliki warna bunga yang menarik dengan warna terang serta warna warni. Anyelir memiliki kemiripan dengan bunga mawar, memiliki warna yang beragam.

Beragamnya warna bunga anyelir membuatnya kadang-kadang juga menampilkan warna yang berbintik-bintik, yang menjadikan komoditas ini banyak dicari. Tetapi dari semua warna yang ada, warna merah panther dan kuning kunyit yang paling digemari.

Saking indahnya, bunga anyelir sering digunakan sebagai bunga perhiasan karena memiliki bentuk dan warnanya yang indah dan feminim. Bahan bunga ini juga sering diselipkan pada telinga para wanita dalam tarian-tarian tertentu.

Jika mau memperbanyak bunga anyelir, bisa dilakukan melalui stek atau juga dari bijinya. Cara melakukannya hampir sama dengan perbanyakan tanaman hias berbunga pada umumnya. Berikut tipsnya.

Menanam dari biji

Metode Cara menanam bunga anyelir yang pertama adalah menanam dari biji anyelir dalam campuran tanah yang berdrainase baik, sedalam sekitar delapan inci. Biji disebar selebar 12 inci.

Jika sudah, siram benih secara hati-hati agar berlebihan, terutama pada tahap awal ditanam. Penyiraman ringan harus dilakukan dua sampai tiga kali seminggu.

Rasakan tanah tanaman sebelum disiram untuk memastikan itu telah mengering sejak penyiraman terakhir. Benih akan mulai berkecambah dalam dua hingga tiga minggu.

Saat benih sudah muncul, Anda sudah bisa memindahkannya ke pot. Gunakan media tanam yang berdrainase baik dan campuran media yang tepat.

Menanam dari stek

Metode menanam bunga anyelir yang paling banya ditempuh petani anyelir profesional adalah menanam anyelir dari stek. Untuk Anda yang berminat melakukan ini, gunakan stek dari bunga terminal (yang terbentuk di ujung kecambah di mana batang dan cabang bertemu).

Stek yang akan ditanam harus berukuran 4 hingga 6 inci. Perbanyakan membutuhkan mereka untuk dimasukkan ke dalam pasir murni dan dalam 25 hingga 30 hari mereka akan siap untuk proses transplantasi.