Burung prenjak adalah salah satu jenis burung yang banyak dipelihara sebagai burung kicau. Meskipun tubuhnya kecil, burung prenjak mampu mengeluarkan kicauan yang besar dan merdu.
Tubuh burung prenjak jika diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor hanya sekitar 13 sentimeter. Ciri khas burung ini adalah ekornya yang panjang dengan ukuran kira-kira seperdua kali ukuran tubuhnya.
Burung prenjak ini termasuk salah satu jenis burung yang liar. Oleh karena itu, perlu cara yang tepat untuk merawat burung prenjak sebagaimana diuraikan sebagai berikut.
Pelihara sejak masih kecil
Karena burung ini merupakan burung liar, sebaiknya dipelihara sejak masih kecil. Hal ini bertujuan agar bisa memudahkan untuk menjinakkan burung prenjak.
Beri perlakuan berbeda pada prenjak dewasa
Akan tetapi, jika memelihara burung prenjak yang sudah dewasa, perlu diberi perlakuan berbeda. Perlakuan yang bisa dilakukan ialah menggantung burung dengan sangkarnya di tempat yang sepi serta sangkar tersebut sebaiknya dikerodong penuh.
Sediakan makanan
Burung prenjak gemar makan serangga ketika berada di alam liar. Oleh karena itu, sediakan makanannya setiap saat agar burung tersebut mudah jinak.
Biarkan burung mandi sendiri
Saat burung prenjak belum jinak, jangan coba-coba untuk memandikannya. Burung prenjak akan semakin liar karena stres sehingga lebih baik membiarkan burung mandi sendiri setelah disiapkan air di sangkarnya.
Lakukan perawatan harian
Akan tetapi, jika burung sudah mulai bersahabat, lakukan perawatan harian sebagai burung kicau. Lakukan perawatan mulai dari pengembunan hingga ke pemasteran agar burung gacor.
