in

Mengenal Zoom Clips, Fitur Terbaru Zoom Buat yang Tak Sempat Meeting

Zoom. Credit: Getty Images
Zoom. Credit: Getty Images

Zoom terus mengerahkan upaya untuk membuat penawaran produk yang lebih unik dari kompetitor. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menghadirkan fitur baru bernama Zoom Clips.

Zoom Clips memungkinan pengguna untuk merekam, mengedit bahkan berbagi klip video tanpa harus menghadiri rapat. Selain itu, fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk memiliki daftar riwayat konten, di mana pengguna mampu mengelolanya, membagikannya dengan pengguna lain, mengganti nama, mencari konten di dalamnya, atau bahkan menghapus klip video.

Meski masih dalam pengembangan, fitur ini diketahui bisa diakses oleh semua pengguna, entah melalui portal web Zoom, melalui aplikasi Zoom desktop.

Cara kerjanya adalah, setelah video direkam melalui Zoom Clips, pengguna bisa menambahkan judul, deskripsi, memotong bagian yang tidak diinginkan, memberi tag atau tanda, lalu membagikan rekaman melalui email dari portal web Zoom.

Lebih lanjut, dari portal yang sama, penguna juga bisa mengontrol siapa saja yang boleh mengakses klip, atau melihat komentar.

Fitur Zoom Clips sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar baru, sebab, fitur yang mirip pernah tersedia dalam Zoom Team Chat. Hanya saja, Zoom Clips dianggap akan jadi pembaharuan yang lebih baik. Sebab, pesan video dalam team chat hanya bisa dibagikan dengan pengguna yang ada dalam saluran obrolan tersebut. Sedangkan Zoom Clips bisa dibagikan kepada semua pengguna.

“Dengan penawaran video asinkron baru kami, Anda dapat mendemonstrasikan informasi penting dengan rekan satu tim dalam keadaan darurat, menambahkan sentuhan pribadi pada kolaborasi Anda, atau sekadar berbagi pembaruan proyek mendetail tanpa harus bergabung dalam rapat langsung.” ungkap David Ball, product manager Zoom seperti dikutip dari laman Tech Crunch.

Perilisan fitur ini dianggap sebagai upaya Zoom untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat. Meski secara bersamaan, perusahan tersebut terlibat dalam pemotongan biaya dan melakukan PHK hingga 15 persen staffnya, awal tahun ini.