in

5 Alasan Mengapa Pesona Daniel Ricciardo Digilai Penggemar

Daniel Ricciardo. Foto: CNN.
Daniel Ricciardo. Foto: CNN.

Baru kembali ke F1 untuk beberapa grand prix, namun sekarang harus absen dalam jumlah balapan yang tidak pasti setelah menjalani operasi karena cedera tangan yang dialami Daniel Ricciardo.

Ricciardo mengalami patah tulang di tangan kirinya akibat kecelakaan yang awalnya tampak seperti kecelakaan biasa pada latihan Jumat di Grand Prix Belanda saat dia menabrak dinding.

Hal ini mengganggu kembalinya Ricciardo dan mengurangi jumlah balapan yang harus dia lakukan untuk mengesankan Red Bull.

Daniel Ricciardo adalah seorang pembalap Formula One yang sangat menarik dan populer di kalangan penggemar. Dia berasal dari Australia dan telah menjadi salah satu karakter menonjol dalam dunia balap. Beberapa alasan mengapa Daniel Ricciardo menarik perhatian banyak orang sebagai berikut.

Sikap Positif dan Karisma

Ricciardo dikenal dengan sikapnya yang positif, penuh energi, dan penuh semangat di dalam dan di luar trek balap. Karismanya yang menggembirakan membuatnya menjadi salah satu pembalap yang disukai banyak orang.

Gaya Mengemudi

Ricciardo memiliki gaya mengemudi yang agresif dan penuh keberanian. Dia sering kali terlihat melakukan manuver yang berani dan spektakuler di lintasan, yang membuatnya menarik untuk diikuti oleh penggemar.

Kemampuan Melakukan Overtake

Salah satu hal yang paling menonjol dari Ricciardo adalah kemampuannya dalam melakukan overtaking atau melewati pembalap lain di trek. Dia memiliki naluri dan keberanian yang luar biasa untuk melewati lawan-lawannya dengan cara yang spektakuler.

Kepribadian di Luar Trek

Selain keterampilan mengemudinya, Ricciardo juga terkenal dengan kepribadian yang menghibur di luar trek. Dia sering terlibat dalam aksi kocak, tantangan lucu, dan interaksi menyenangkan dengan penggemar dan rekan-rekan pembalap.

Prestasi dan Kemenangan

Ricciardo telah meraih beberapa kemenangan balapan yang sangat bersejarah dalam karirnya di Formula One. Salah satu yang paling ikonik adalah kemenangannya di Grand Prix Monako pada tahun 2018 dengan mobil Red Bull Racing, di mana ia harus menghadapi masalah teknis sepanjang balapan.