in

Penyebab Kucing Bisa Kembali Lagi Meski Sudah Dibuang

Ilustrasi kucing. Foto: Pixabay
Ilustrasi kucing. Foto: Pixabay

Populasi kucing bisa berkembang dengan cepat karena kemampuan berkembang biak hewan ini cukup tinggi. Dalam satu kehamilan, kucing dapat melahirkan 4 hingga 8 ekor anak.

Karena perkembangan pesat tersebut, sering dijumpai pemilik kucing justru membuang kucingnya sebagian. Hal ini pula yang menjadi penyebab banyaknya populasi kucing tak bertuan.

Akan tetapi, ada fenomena menarik diperhatikan terkait dengan kucing yang dibuang oleh pemiliknya. Kucing yang sudah dibuang ternyata masih bisa kembali lagi ke rumah pemiliknya.

Pemilik kucing bahkan biasa membuang kucing yang tidak diharapkannya hingga berkali-kali, tetapi hewan berbulu tersebut tetap saja kembali. Bahkan, saat membuang kucing dengan jarak yang jauh, kucing kadang tetap bisa kembali ke rumah tuannya.

Fenomena ini terjadi karena kemampuan alami yang dimiliki oleh kucing sehingga menjadi penyebab kucing kembali meski sudah dibuang. Ada dua penyebab kembalinya kucing ke rumah tuannya meskipun sudah dibuang.

Pertama, kemampuan daya ingat kucing yang sangat kuat. Kucing merupakan hewan yang sangat gemar mengamati segala sesuatu yang dilihatnnya.

Setiap segala sesuatu yang dilihat kucing akan tersaring masuk ke dalam alam bawah sadarnya sehingga kondisi di sekitar rumah tuannya selalu diingatnya. Jika sudah melewati satu jalan, kucing akan dengan mudah menemukan jalan lainnya.

Selain itu, kucing diberikan pula indra penciuman yang sangat baik. Dalam kesehariannya, tak jarang kucing terlihat membuang urinenya ke sembarang tempat.

Urine tersebut berfungsi sebagai penanda bahwa daerah tersebut pernah dilaluinya atau bahkan masuk ke daerah terotorialnya. Dengan kemampuan penciuman yang baik, kucing dapat mengendus urinenya dan kembali ke rumah tuannya.