in

Bos Aston Martin Kecewa Hypercar dengan Teknologi Formula 1, Hanya Jadi Pajangan Orang Kaya

Aston Martin Valkyrie. Foto: Aston Martin.

Chief Operating Officer (COO) Aston Martin, Marek Reichman, mengungkapkan kekecewaannya karena hypercar mewah, Aston Martin Valkyrie, hanya dijadikan pajangan di garasi orang-orang kaya.

Ia bahkan meminta kepada para pemiliknya untuk mengeluarkan mobil seharga US$3,5 juta atau setara dengan Rp54,2 miliar itu ke jalan raya dan membiarkannya memenuhi tujuan sebenarnya.

Reichman percaya bahwa Valkyrie bukan hanya sebuah investasi atau karya seni, tetapi sebuah mesin yang dirancang untuk dikendarai. Mobil ini dilengkapi dengan mesin V12 6,5 liter yang dapat menghasilkan 1.160 tenaga kuda, menjadikannya salah satu mobil paling bertenaga dan tercepat di jalan.

“Ini semua memang hak dari pemiliknya. Jika mereka hanya ingin mobil itu jadi pajangan layaknya di museum, boleh juga. Namun jika ingin merasakan sensasinya, bawalah ke jalan,” kata Marek Reichman dilansir laman Carbuzz, Rabu (4/10).

Aston Martin Valkyrie.

Valkyrie dikembangkan dengan bantuan Adrian Newey dari Red Bull Racing dan dilengkapi dengan aerodinamika dan teknologi canggih yang memungkinkannya mencapai kecepatan hingga 250 mph.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Aston Martin Valkyrie adalah mobil paling bertenaga dalam armada perusahaan mobil asal Inggris ini. Mobil ini masuk dalam kategori hypercar karena memiliki 1.000 tenaga kuda yang mengesankan. Tenaga tersebut berasal dari mesin V12 6,5 liter yang dikombinasikan dengan teknologi hybrid, menjadikannya sebuah keajaiban teknik.

Akselerasi mobil ini juga sangat mengagumkan, karena dapat melesat dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 2,6 detik. Kecepatan ini dicapai berkat konstruksi mobil yang ringan, desain aerodinamis, dan mesin yang bertenaga.