in

Greysia Polii, Atlet Ganda Putri Bulutangkis RI Pertama Raih Medali Emas Olimpiade

Greysia Polii. Foto: Instragram @greyspolii

Bagi penggemar bulutangkis, nama Greysia Polii tentu sudah tidak asing lagi. Greysia Polii sudah lama malang melintang di dunia tepok bulu. Prestasi tertingginya adalah memenangkan medali emas Olimpiade 2020 Tokyo bersama Apriyani Rahayu.

Greysia Polii bersama Apriyani Rahayu saat itu berhasil mengalahkan perlawanan andalan ganda putri China Chen Qingchen/Jia Yifan di babak final. Greysia dan Apriani hingga kini masih menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putri yang mempersembahkan emas olimpiade.

Bahkan, Greysia dan Apri juga menjadi pembawa medali emas pertama bagi Indonesia di ajang badminton Olimpiade Tokyo 2020. Momen tersebut sangat mengundang apresiasi seluruh masyarakat Indonesia sekaligus sebagai sejarah bagi Indonesia.

Namun, Greysia Polii telah memutuskan untuk gantung raket dan menjadikan Olimpiade Tokyo 2020 sebagai pertandingan terakhirnya. Momen pertandingan penutupnya tersebut berbuah manis dengan mempersembahkan emas bagi Indonesia.

Greysia adalah atlet berdarah Minahasa. Ia anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan Willy Polli dan Evie Pakasi.

Perempuan kelahiran Jakarta 11 Agustus 1987 diketahui bersahabat dekat dengan Agnez Mo. Greysia telah menikah dengan seorang pengusaha berlian bernama Felix Djimin pada 23 Desember 2020.

Sejak Grey berusia tiga tahun, ia sudah menunjukkan bakatnya dalam bermain badminton. Tapi kala itu ia hanya bermodalkan raket yang terbuat dari kayu.

Akan tetapi, hal itu tak dapat menghalangi cita-cita mulianya untuk menjadi atlet bulutangkis. Greysia sangat mengidolakan adalah Zang Ning dan Susi Susanti dalam dunia badmitnon.

Greysia Polii mulai bergabung di Piala Uber Indonesia pada tahun 2004. Ia juga meraih medali pertama di tahun tersebut. Diantaranya Kejuaraan Junior Asia dengan tiga perunggu serta Kejuaraan Dunia Junior lewat satu perak dan dua perunggu.

Sejak pencapaian itu, karier Grey makin bersinar dari tahun ke tahun. Terlebih saat ia mendapatkan emas pertama di Pesta Olahraga Asia Tenggara pada 2007.

Setelah itu, ia juga mendapatkan medali emas Asean Games 2019. Puncak pencapaiannya adalah meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.