in

Mengenal Burung Gereja, Hewan yang Tak Boleh Dipelihara

Burung gereja. Foto: Pixabay

Burung gereja adalah salah satu jenis burung pipit yang sering juga disebut dengan nama burung pingai. Jenis burung atau unggas ini sering dijumpai di kawasan perkotaan dan juga di pedesaan.

Pada mulanya, burung gereja berasal dari Benua Eropa, Asia, dan Afrika. Akan tetapi burung jenis ini sudah menyebar ke seluruh dunia karena kemampuan beradaptasinya yang sangat baik.

Ukuran tubuh burung gereja sama saja dengan ukuran tubuh burung pipit pada umumnya. Bentuk tubuhnya agak gemuk, tetapi kecil sehingga tampak lucu.

Antara burung gereja dan burung pipit, perbedaannya sedikit, tetapi kental. Dari segi bentuk dan ukuran tubuh sepertinya tidak tampak berbeda.

Akan tetapi, dari segi warna bulu sangat kental perbedaannya. Bulu burung gereja agak coklat kelabu dengan beberapa bercak coklat gelap di sayapnya, sedangkan burung pipit biasanya berwarna polos.

Perbedaan lain dari kedua jenis burung ini adalah dari segi aromanya. Burung pipit cenderung tidak memiliki bau, tetapi burung gereja cenderung memiliki bau atau aroma tidak sedap.

Aroma tidak sedap dari burung gereja akan tercium jika berada dalam kawanan burung kecil ini. Penyebab aroma tidak sedap tersebut karena burung ini memiliki sarang yang kadang menjadi tempat penumpukan kotorannya sendiri.

Aroma tubuh burung gereja ini menjadi salah satu alasan tidak adanya orang yang berminat memelihara unggas ini. Burung ini pun tidak memiliki kicauan yang bagus serta bulu yang tidak mencolok sehingga tidak banyak orang yang mau memeliharannya.

Meskipun demikian, keberadan burung gereja sangat vital dalam kehidupan ekosistem di dunia. Pasalnya, burung ini bisa membantu penyerbukan tumbuhan dan lain sebagainya.