Kanguru merupakan hewan marsupial yang sangat terkenal dari Australia. Hewan ini memiliki kaki belakang kuat dan telapak kaki besar untuk mendukung aktivitasnya yang sangat gemar melompat.
Kemampuan melompat kanguru sangat baik. Hewan berkantung ini bisa melompat dengan kecepatan 70 kilometer per jam.
Bahkan dalam kesehariannya, hewan ini lebih banyak terlihat melompat sebagai mobilitasnya. Akan tetapi, sebuah penelitian terbaru mengungkap fakta tersembunyi tentang kanguru.
Dikutip dari laman National Geographic Indonesia ada sebuah penelitian yang menyebut ada jenis kanguru yang tidak selalu melompat, tetapi bisa berjalan-jalan dan juga memanjat.
Peneliti dari University of Brisol dan York di Inggris dan Uppsala University di Swedia mempelajari berbagai bukti fosil karena ketertarikan pada aktivitas melompat hewan khas Australia ini.
Para peneliti menemukan beragam evolusi yang terjadi pada kanguru. Mereka menemukan bahwa melompat hanyalah salah satu dari banyak mode gaya berjalan yang bisa dilakukan oleh kanguru.
Karena mengalami evolusi seperti itu, para peneliti beranggapan bahwa lompatan kanguru era sekarang bisa saja berubah lagi di masa mendatang. Kanguru dengan lompatan jauhnya tidak boleh dianggap sebagai puncak evolusioner.
Penelitian ini juga menemukan beberapa fosil kanguru yang hidup beberapa tahun lalu berbeda dengan kanguru yang sekarang. Kanguru yang berukuran besar pada zaman dulu lebih sering berjalan daripada melompat.
Kanguru besar memiliki kaki yang lebih pendek dan lebih lebar sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan lompatan jauh. Namun, jenis kanguru yang bisa berjalan seperti ini sudah punah atau mengalami evolusi.