in

Tips Merawat Bunga Calendula agar Selalu Tumbuh Indah

Bunga calendula. Foto: Pixabay

Calendula atau bunga pot marigold merupakan tanaman yang tumbuh di daerah Mediterania. Tanaman yang memiliki kemiripan dengan marigold ini memiliki ciri khas warna oren keemasan dengan bau dan aroma segar yang khas.

Keunikan lain dari calendula adalah dalam satu tanaman terdapat dua warna berbeda pada bunganya. Selain penampilannya yang cantik, bunga yang berasal dari Eropa Selatan ini menyimpan segudang manfaat yang baik untuk kesehatan.

Calendula juga digunakan sebagai pengobatan herbal dan tradisional. Agar selalu tumbuh indah dan turut memperindah rumah, berikut tips perawatan yang cocok untuk calendula:

Tanah

Untuk media tanam, calendula membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik dan kaya dengan bahan organik. Tanah yang padat dan basah bisa membuat akar tanaman bunga ini membusuk.

Air

Untuk penyiraman, sebaiknya siram calendula sesering mungkin hingga tumbuh subur. Tanaman dewasa tumbuh subur hanya dengan penyiraman sesekali, tapi jangan menyiramnya terlalu banyak.

Cahaya

Tanaman calendula pada umumnya lebih menyukai sinar matahari penuh. Tetapi jika berlebihan terkena Cahaya matahari langsung, tanaman ini juga bisa layu, kecuali jika mendapat naungan di sore hari.

Suhu dan kelembapan

Tanaman calendula cocok dengan suhu musim panas yang sejuk dan dapat mati pada akhir musim panas di iklim yang sangat panas. Sebab pembekuan yang keras akan membunuh tanaman calendula.

Jika kondisi embun beku selama satu hari atau lebih, Anda dapat melindungi tanaman dengan selimut es semalaman dan membuka selimut saat besoknya sudah ada matahari.

Pupuk

Jika sudah ditanam di tanah yang subur, calendula tidak perlu lagi diberi pupuk tambahan sama sekali. Kecuali jika tanah tak begitu subur, maka perlu diberi pupuk yang seimbang dan larut dalam air, tetapi hati-hati sebab pemberian pupuk yang berlebihan bisa membuat calendula menjadi kurus dan kerdil.