in

5 Minuman yang Perlu Dihindari Penderita Sakit Tenggorokoan

Ilustrasi Sakit Tenggorokan (Freepik)

Sakit tenggorokan seringkali membuat kita tidak nyaman. Seseorang yang menderita sakit tenggorokan harus membatasi konsumsi minuman dan makanan agar gejala yang dirasakan tidak semakin parah.

Mengutip WebMD, berikut beberapa minuman yang sebaiknya dihindari agar kamu dapat merasa lebih baik lebih cepat.

Kopi
Meskipun kopi menjadi teman yang baik di setiap saat, tetapi sebaiknya dihindari saat tenggorokan terasa sakit. Kafein dalam kopi dapat memiliki efek dehidrasi pada tubuh yang dapat memperburuk rasa kering dan panas pada tenggorokan.

Selain itu, kopi panas juga dapat menyebabkan iritasi. Sebaiknya, pilih minuman hangat tanpa kafein untuk membantu meredakan rasa sakit.

Jus buah dengan gula
Meskipun jus buah terlihat sehat, jus yang diberi tambahan gula sebaiknya dihindari saat tenggorokan sedang bermasalah. Gula dapat memicu peradangan dan memperlambat proses penyembuhan.

Lebih baik memilih jus buah alami atau bahkan lebih baik rutin meminum air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi tanpa tambahan gula.

Ginger ale
Meskipun jahe dikenal memiliki sifat anti-inflamasi, minuman soda yang mengandung jahe seperti ginger ale sebaiknya dihindari.

Kandungan gula dan karbonasi dalam minuman ini dapat meningkatkan risiko iritasi pada tenggorokan. Jika kamu ingin merasakan manfaat jahe, lebih baik memilih teh jahe hangat tanpa gula.

Alkohol
Alkohol dapat mengiritasi tenggorokan dan menyebabkan dehidrasi yang dapat memperburuk peradangan. Selain itu, alkohol juga dapat memengaruhi kualitas tidur yang penting untuk proses penyembuhan.

Hindari minuman beralkohol saat kamu tengah sakit untuk memastikan tubuh mendapatkan istirahat dan pemulihan yang optimal.

Minuman olahraga
Meskipun dirancang untuk menggantikan elektrolit yang hilang selama aktivitas fisik intensif, minuman olahraga mengandung tinggi gula dan elektrolit yang dapat merugikan saat tenggorokan sedang bermasalah.

Gula berlebih dapat meningkatkan peradangan, sementara elektrolit yang berlebihan bisa mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Sebaiknya, pilihlah air putih atau minuman ringan elektrolit rendah gula jika diperlukan.