in

Tips Mengatasi Obesitas pada Kucing

Kucing ras. Foto: Pixabay

Sama seperti manusia, kucing juga bisa dianggap terlalu gemuk dan mengalami obesitas. Faktanya, melansir dari Purina, obesitas pada kucing terjadi pada sekitar 1 dari 2 kucing dewasa. Kondisi ini bisa berdampak buruk pada kesehatan kucing, menyebabkan diabetes, osteoarthritis dan masalah saluran kemih hingga sembelit. Untuk itu, jika kucing nampak mulai terlalu gemuk, ada baiknya Anda melakukan beberapa cara berikut:

Kurangi berbagai camilan

Sementara, lebih baik segala bentuk camilan dihentikan. Entah itu camilan ringan hingga susu kucing, hentikan sementara waktu. Pengurangan konsumsi camilan ini bisa dilakukan selama dua minggu. Pastikan juga semua anggota keluarga tau soal peraturan ini, agar tidak ada yang memberi makan tambahan pada si kucing.

Kurangi porsi makanan

Kucing yang kelebihan berat badan sebaiknya porsi makannya dikurangi menjadi lebih kecil. Anda bisa menghindari pemberian porsi makanan yang besar dengan memberikan porsi lebih kecil tapi sering.

Jalani diet khusus

Jika nampaknya Anda sudah tidak mampu mengatasi kelebihan berat badan pada kucing, ada baiknya langsung konsultasikan kepada dokter hewan. Dokter hewan biasanya akan menyarankan melakukan diet khusus yang dipantau secara rutin.

Ganti makanan khusus diet

Jika kucing terus menerus kelebihan berat badan, ada baiknya mengganti makanan mereka dengan makanan khusus diet. Biasanya makanan ini memang memiliki kalori yang lebih rendah. Meski makanan ini berkalori rendah tetapi tetap mengandung berbagai nutrisi penting yang diperlukan kucing.

Ajak berolahraga

Untuk mengurangi kelebihan berat badan, pemilik kucing juga bisa mengajak kucing berolahraga. Caranya bisa dengan mengatur waktu bermain khusus setiap harinya. Habiskan waktu itu untuk mengejar bola atau mainan. Bisa juga dikombinasikan dengan penggunaan cat tree untuk mereka memanjat. Intinya dorong sebisa mungkin agar mereka memiliki aktivitas yang lebih banyak.