in

Bukan Hanya Genetik, Ini 6 Penyebab Gigi Tonggos yang Bisa Dicegah

Ilustrasi. Foto: Freepik

Gigi tonggos, sebuah kondisi di mana gigi atas menonjol keluar dari mulut, dapat menimbulkan berbagai masalah mulai dari rasa sakit hingga kesulitan bicara. Ternyata, ada beberapa penyebab gigi tonggos yang perlu diketahui. Apakah ada cara untuk menghindarinya? Mari kita simak lebih lanjut.

1. Genetik

Gigi tonggos bisa menjadi hasil dari faktor genetik. Turun-temurun, bentuk rahang yang tidak sesuai dapat menjadi penyebabnya. Namun, berita baiknya, perawatan ortodontik pada masa anak-anak dan remaja dapat secara efektif memperbaiki masalah ini.

2. Mengisap jari

Kebiasaan mengisap jari pada anak-anak bisa berkontribusi pada gigi tonggos jika dilakukan setelah usia 3–4 tahun. Tekanan dari pengisapan dapat mengubah orientasi gigi permanen yang baru muncul, menyebabkan erupsi dengan sudut yang tidak normal.

3. Gigi hilang atau kelebihan gigi

Jumlah gigi juga memainkan peran penting. Gigi yang hilang dapat membuat gigi di sekitarnya bergeser dari posisi normalnya, sementara terlalu banyak gigi dapat menyebabkan crowding dan mendorong beberapa gigi ke depan.

4. Mendorong gigi dengan lidah

Kebiasaan mendorong lidah terlalu ke depan di dalam mulut, terutama pada anak-anak, dapat meningkatkan risiko overbite dan gigitan terbuka. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kebiasaan menelan yang buruk, alergi, pengencangan lidah, atau pembengkakan amandel/adenoid.

5. Penyakit periodontal

Penyakit periodontal, yang melibatkan infeksi dan peradangan pada gusi dan tulang yang menopang gigi, dapat menyebabkan gigi maju akibat keroposnya tulang dan kehilangan stabilitas. Gigi bisa bergeser, menonjol, dan mengalami perubahan bentuk.

6. Tumor dan kista rahang

Meskipun jarang terjadi, tumor dan kista rahang dapat menyebabkan perubahan bentuk rahang, membuat gigi bergerak, dan menonjol keluar dari mulut. Pertumbuhan ini dapat mempengaruhi tulang, jaringan, dan gigi di sekitarnya.

Bagi yang mengalami gigi tonggos, penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Perawatan ortodontik, perawatan periodontal, atau bahkan bedah ortognatik mungkin diperlukan tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan solusi terbaik.