in

Mengenal Desain Rumah Minimalis yang Sederhana Namun Cantik

Foto: Pinterest

Tren desain rumah minimalis semakin populer dan banyak digunakan oleh orang-orang. Sebenarnya, konsep desain ini sendiri telah berkembang sejak abad ke-19. Sejak awal kemunculannya, konsep minimalis telah mengalami berbagai perkembangan yang membuat hunian menjadi lebih menawan.

Desain minimalis biasanya memiliki tampilan yang sederhana, namun tetap terlihat elegan, mewah, dan menarik. Hal tersebutlah yang membuat banyak orang menyukainya. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai desain ini, perhatikan penjelasan berikut.

Mengenal desain rumah minimalis

Awal mula berkembangnya konsep minimalis yaitu pada abad ke-19 sebagai respons dari gaya sebelumnya yang lebih banyak menggunakan dekorasi. Konsep ini kemudian menjadi lebih populer pada akhir 1980-an di London dan New York. Selanjutnya, tren tersebut terus digemari dan berkembang di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Salah satu ciri dari konsep minimalis yaitu lebih menekankan pada hal-hal yang esensial dan fungsional. Beberapa orang sering menganggap bahwa konsep minimalis hanya digunakan pada rumah yang memiliki lahan terbatas.

Padahal, konsep minimalis lebih kepada mengutamakan fungsi daripada penggunaan dekorasi yang berlebihan dan tidak ada fungsinya. Selain itu, penggunaan bentuk dasar geometris seperti kotak, persegi dan kubus, pengulangan struktur, dan memaksimalkan pencahayaan juga menjadi ciri khas konsep minimalis.

Ciri-ciri rumah minimalis

Jika kamu hendak membangun rumah dengan konsep minimalis, sebaiknya kamu mengenal lebih dalam mengenai konsep ini, berikut ciri-cirinya:

1. Bentuk yang sederhana

Foto: Pinterest

Ciri khas dari desain minimalis adalah penggunaan arsitektur dengan bentuk yang sederhana. Biasanya bangunan akan menggunakan bentuk-bentuk geometris seperti kotak, kubus, sudut façade 90° dan lainnya. Tata ruangan yang dibuat juga sederhana, umumnya menggunakan denah kotak dan minim sekat.

Selain itu, jarang menggunakan dekorasi atau ornamen yang terlalu rumit dan tidak ada fungsinya. Meski terlihat sederhana, namun konsep ini dapat memberikan tampilan hunian yang elegan dan menarik dilihat oleh mata.

2. Mengutamakan fungsionalitas

Rumah minimalis lebih mengutamakan nilai fungsionalitas. Hal ini diwujudkan dalam penggunaan furnitur yang multifungsi, setiap item harus memiliki fungsi yang jelas, dan tidak berlebihan dari segi estetisnya. Misalkan saja dengan menggunakan tempat tidur dengan hidden storage, membuat lemari built-in dan lain sebagainya

Fungsionalitas ini juga diterapkan ketika membuat tata letak ruangan. Biasanya ruangan yang dibuat memiliki fungsi yang jelas, sehingga tidak ada ruang yang terbuang. Space kosong seperti area bawah tangga juga dimanfaatkan semaksimal mungkin.

3. Pencahayaan maksimal

Konsep minimalis juga memanfaatkan pencahayaan yang maksimal. Biasanya diatasi dengan membuat banyak ruang terbuka, serta menggunakan jendela-jendal yang besar. Sehingga rumah akan terasa terang karena sinar matahari dapat masuk secara alami. Selain itu, ruangan juga akan terasa lebih luas dan kelembapannya berkurang.

4. Memiliki banyak ruang terbuka dan minim sekat

Foto: Pinterest

Ciri khas lainnya yaitu memiliki banyak ruang terbuka yang minim sekat. Hal ini dikarenakan banyaknya sekat dapat membuat ruangan terlihat rumit dan mempersempit ruang. Selain itu, pada rumah minimalis biasanya menerapkan penggabungan ruang.

Misalkan seperti ruang tamu yang digabung dengan ruang keluarga, ruang dapur dengan ruang makan, bahkan ada yang menggabungkan ruang dapur, ruang keluarga atau ruang duduk yang juga berfungsi sebagai ruang tamu.

5. Penggunaan warna netral

Rumah minimalis biasanya menggunakan warna netral atau monokrom. Warna-warna seperti hitam, putih, abu-abu, krem, cokelat kayu, dan warna pastel sering dijadikan sebagai pilihan. Warna netral dinilai dapat membuat ruangan terlihat lebih sederhana, bersih, cerah, dan memberikan kesan yang lapang.