in

Mengintip Potensi Sirkuit Flatrock Motorsport Park di Amerika untuk MotoGP

Ilustrasi. Foto: Cota_official (Instagram)

Dorna Sport, sebagai organisasi yang mengelola MotoGP, telah mengumumkan rencana untuk memperluas cakupan balapan di Amerika Serikat. Dengan pasar yang begitu besar dan potensial, langkah ini menandai perubahan penting dalam dunia balap motor di Amerika Utara. Dorna Sport telah berjanji untuk mengadakan dua seri balapan di AS pada tahun 2025, dengan satu balapan di Sirkuit COTA di Austin, Texas, dan lainnya di sirkuit baru yang sedang dibangun di Flatrock Motorsport Park di Tennessee.

Langkah ini menjadi sorotan utama karena menandai peningkatan signifikan dalam upaya memperluas keberadaan MotoGP di Amerika Serikat. Sebelumnya, MotoGP telah menggelar dua sirkuit legendaris di AS, yakni Sirkuit Laguna Seca dan Sirkuit Indianapolis. Namun, dengan hadirnya dua seri balapan baru, MotoGP mengukuhkan komitmennya untuk memperdalam hubungan dengan penggemar balap motor di seluruh Amerika Serikat.

Ilustrasi. Foto: Cota_official (Instagram)

Flatrock Motorsport Park, sirkuit yang dibangun mulai tahun 2024 di Tennessee, menjadi sorotan dalam rencana pengembangan ini. Sebelumnya dikenal sebagai potensi tuan rumah bagi WorldSBK, diagram ini sekarang akan menyambut MotoGP dengan tangan terbuka. Terletak strategis di antara Sungai Mississippi di barat dan Gunung Ridge di timur, sirkuit ini menjanjikan pengalaman balap yang unik dan menarik.

Desain sirkuit yang dipercayakan kepada Hermann Tilke, seorang desainer sirkuit terkenal, menambah daya tarik Flatrock Motorsport Park. Dengan panjang sirkuit mencapai 9,493 kilometer dalam konfigurasi paling panjang, dan versi kompak sepanjang 5,6 kilometer, sirkuit ini menawarkan tantangan yang menarik bagi para pembalap MotoGP. Konfigurasi sirkuit yang panjang ini membuatnya menjadi salah satu sirkuit terpanjang yang pernah dilombakan dalam kalender MotoGP.

Flatrock Motorsport Park. Foto: Experienceflatrock.com

Menariknya, keputusan untuk memilih Amerika Serikat sebagai destinasi baru bagi MotoGP tidak hanya didorong oleh potensi pasar yang besar. Ini juga berhubungan dengan perubahan struktur tim dan kepemimpinan dalam dunia balap motor. Trackhouse Entertainment Group, yang sebelumnya terlibat dalam NASCAR, kini memasuki MotoGP dengan mengambil alih tim satelit Aprilia, menggantikan RNF Racing.

Pengumuman ini tidak hanya membangkitkan antusiasme di kalangan penggemar balap motor Amerika, tetapi juga mendapat sambutan hangat dari para pejabat MotoGP. Carlos Ezpeleta, Direktur Olahraga Dorna Sport, menyatakan keyakinannya dalam potensi pasar Amerika Serikat untuk MotoGP. Dalam sebuah pernyataan, ia menyatakan,

“Amerika adalah salah satu pasar yang penting bagi Dorna, dan juga bagi pabrikan. Orang Amerika perlu terhubung dengan sepeda motor, dan itulah yang perlu kita lakukan, karena pergi ke Austin selama setahun dan kemudian menghilang saja tidak cukup.”

Ezpeleta juga menyoroti pararel antara langkah ini dengan keberhasilan yang telah diraih dalam Formula 1.

“Saya mengikuti Formula 1 dan menurut saya itu adalah cara yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir, MotoGP telah melahirkan banyak pemenang dari Amerika dan kita dapat menemukan kembali momentum yang baik tersebut,” ujarnya.

Langkah ini juga memberikan peluang bagi pembalap Amerika untuk bersaing di panggung internasional dengan lebih serius. Dengan adanya dua seri balapan di Amerika Serikat, para pembalap lokal memiliki kesempatan untuk bersinar di depan penggemar setempat dan menyumbangkan bakat mereka dalam ajang balap yang paling bergengsi di dunia.

Kesimpulannya, langkah Dorna Sport untuk memperluas kehadiran MotoGP di Amerika Serikat dengan menambahkan dua seri balapan adalah langkah berani yang menjanjikan untuk mengangkat profil olahraga motor di negara tersebut. Dengan dukungan penuh dari komunitas balap motor global dan antusiasme yang tinggi di kalangan penggemar, masa depan MotoGP di Amerika Serikat terlihat semakin cerah.