in

Bangun Tidur Badan Terasa Sakit? 7 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Ilustrasi Badan Sakit Saat Bangun Tidur (Freepik)

Apakah kamu pernah merasa nyeri tubuh saat bangun tidur? Jika ya, kemungkinan disebabkan oleh kurangnya tidur atau masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Penting untuk memahami penyebab nyeri tersebut agar dapat ditangani dengan tepat. Berikut adalah penjelasan tentang faktor-faktor yang bisa menyebabkan tubuh terasa sakit saat bangun tidur.

1. Posisi tidur yang salah

Dilansir dari Sleep Foundation, posisi tidur memiliki dampak yang beragam pada tubuh. Tidur dalam posisi menyamping atau terlentang dianggap lebih menguntungkan daripada tidur dalam posisi tengkurap. Hal ini karena kedua posisi tersebut memberikan dukungan dan keseimbangan yang lebih baik pada tulang belakang, mengurangi tekanan pada jaringan tulang belakang, dan memungkinkan otot untuk rileks dan pulih.

Tidur dalam posisi tengkurap dapat menyebabkan nyeri pada punggung dan leher, sebaiknya menghindari tidur dengan posisi ini. Jika seseorang tidur selama 12 jam, mereka mungkin akan merasakan nyeri tubuh akibat tidur dalam posisi yang salah untuk jangka waktu yang terlalu lama.

2. Kualitas kasur yang buruk

Ilustrasi Badan Sakit Saat Bangun Tidur (Freepik)

Penggunaan kasur berkualitas rendah dapat menjadi salah satu penyebab tubuh terasa sakit saat bangun tidur. Sebuah laman SELF menjelaskan bahwa kasur yang tidak memberikan dukungan yang cukup dapat menyebabkan nyeri pada punggung. Sementara itu, kasur yang terlalu lembut dapat menyebabkan nyeri pada leher, sedangkan kasur yang terlalu keras dapat memicu nyeri pada sendi.

3. Terjadinya peradangan

Peradangan yang dapat menyebabkan rasa sakit pada tubuh saat pagi hari, memiliki berbagai penyebab dan sebagian besar di antaranya dapat berdampak pada kondisi kesehatan yang lebih serius, terutama pada seseorang lanjut usia.

Penting untuk mendeteksi peradangan kronis dengan cepat guna mencegah potensi kerusakan jangka panjang pada tubuh. Menerapkan gaya hidup sehat, seperti konsumsi makanan antiinflamasi dan rutin berolahraga, dapat membantu mengurangi peradangan tanpa perlu menggunakan obat-obatan.

4. Masalah obesitas

Seseorang yang mengalami obesitas bisa mengalami tegangan pada sendi yang mengakibatkan masalah sendi dan rasa nyeri. Akibatnya, nyeri ini dapat menyebabkan kurangnya aktivitas fisik, yang kemudian dapat memperburuk kondisi obesitas. Selain itu, sel-sel lemak juga dapat merangsang produksi senyawa kimia yang meningkatkan peradangan, yang juga berkontribusi pada rasa nyeri.

Semua faktor ini dapat membuat seseorang yang kelebihan berat badan atau obesitas merasakan nyeri di seluruh tubuh saat bangun tidur. Penting untuk mengatur pola makan dan rajin berolahraga untuk menurunkan berat badan.

5. Makanan yang dikonsumsi

Ilustrasi Wanita Makan Salad (Freepik)

Makanan yang dikonsumsi pada siang hari dapat berpengaruh pada kondisi tubuh keesokan harinya. Sebagai contoh, vitamin D memiliki peran penting dalam pembentukan tulang, serta dalam kesehatan saraf dan otot. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gejala seperti kelemahan otot, nyeri, kelelahan, dan depresi. Kekurangan ini juga dapat menyebabkan sensasi pegal saat bangun tidur.

Selain itu, pilihan pola makan juga memiliki dampak. Makanan ala diet Mediterania, misalnya, dapat meningkatkan perasaan kesejahteraan pada pagi hari dibandingkan dengan makanan yang mengandung pengawet dan bahan tidak sehat yang dapat menyebabkan peradangan.

6. Memiliki penyakit tertentu

Beberapa penyakit dapat menyebabkan terjadinya kekakuan dan nyeri. Sebagai contoh, hipotiroidisme dan penyakit Lyme dapat menimbulkan sensasi kaku, nyeri, dan kelemahan. Di sisi lain, lupus, demam rematik, dan infeksi virus lainnya juga dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman saat bangun tidur.

Kekakuan dan nyeri yang disebabkan oleh penyakit sering kali dapat dikelola dengan melakukan perubahan gaya hidup sederhana, seperti menjaga hidrasi, berolahraga secara teratur, menjalani pola makan yang sehat, dan mempraktikkan kebiasaan tidur yang baik. Dengan melakukan perbaikan kecil ini, kemungkinan besar gejala yang dirasakan dapat membaik.

7. Kurangnya waktu tidur

Ilustrasi Begadang (Freepik)

Kebiasaan begadang juga dapat menyebabkan sensasi sakit pada tubuh saat bangun tidur, yang kemungkinan disebabkan oleh kurangnya tidur. Kondisi kurang tidur ini dapat mengakibatkan perubahan pada aktivitas otak, yang memperbesar sensasi nyeri tubuh. Kurang tidur dapat mengakibatkan peningkatan aktivitas di korteks somatosensori, yang terkait dengan persepsi lokasi dan intensitas nyeri. Selain itu, kurang tidur juga dapat mengurangi aktivitas di striatum dan insula, bagian otak yang mengatur pelepasan hormon dopamin, yang bertanggung jawab atas perasaan baik.

Karena tubuh manusia sangat kompleks, sering kali sulit untuk menentukan satu penyebab pasti dari rasa sakit tubuh yang dirasakan saat bangun tidur. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter akan membantu menemukan penyebab yang mendasari terjadinya badan terasa sakit saat bangun tidur.