in

5 Tips agar HP Jadul Lebih Optimal dan Tidak Lemot

Cara agar HP Jadul Lebih Optimal (Freepik)

Handphone adalah sebuah perangkat yang dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna dengan cepat dan mudah. Meskipun demikian, beberapa pemilik HP yang telah berumur atau menggunakan seri yang lebih lama sering kali mengeluhkan tentang lambatnya kinerja perangkat mereka.

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan agar HP jadul (jaman dulu) lebih optimal dan tidak lemot sebagai berikut:

Download aplikasi versi lite

Messenger Lite. Foto: Wikimedia Commons

HP jadul umumnya memiliki RAM yang kecil, hanya 1 GB saja. Oleh karena itu, hindari mengunduh aplikasi yang membutuhkan RAM tinggi. Aplikasi tersebut tentu tidak akan berjalan dengan baik atau mudah mengalami lemot saat dibuka.

Walaupun begitu, kamu tidak perlu khawatir karena beberapa aplikasi resmi, sudah menyediakan aplikasi versi lite untuk memudahkan pengguna. Aplikasi lite adalah versi ringan dari aplikasi utama yang dikembangkan oleh pengembang. Ini biasanya disebut sebagai versi kecil dan sederhana dari aplikasi utama. Aplikasi lite memiliki fungsi yang sama dengan aplikasi utama, namun hanya membawa fitur-fitur dasar dari sebuah aplikasi utama.

Beberapa aplikasi populer yang memiliki versi lite adalah Facebook, Messenger, Instagram, Twitter, TikTok, dan YouTube. Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play Store atau App Store dengan menambahkan kata “lite” dalam pencarian.

Hindari memori penuh

Ketika memori internal penuh, HP tidak memiliki cukup ruang untuk menyimpan data sementara (cache) yang diperlukan oleh aplikasi. Cache ini membantu aplikasi berjalan lebih lancar dengan menyimpan data yang sering digunakan secara lokal. Tanpa ruang yang cukup, HP harus sering membebaskan memori dengan membersihkan cache secara terus-menerus yang dapat menyebabkan kinerja lambat.

Sistem operasi HP juga memerlukan ruang kosong untuk menjalankan operasi tertentu. Ketika memori internal hampir penuh, sistem operasi mengalami kesulitan untuk melakukan tugas-tugasnya dengan cepat dan efisien sehingga mengakibatkan kinerja menjadi lambat.

Hindari update aplikasi

Pembaruan mungkin menambahkan fitur baru atau meningkatkan fungsionalitas aplikasi sehingga membutuhkan ruang memori yang cukup. Jika HP kamu memiliki memori yang sudah tidak mencukupi atau dengan spesifikasi rendah, aplikasi tersebut akan bekerja secara lambat.

Selain itu, pembaruan perangkat lunak kadang-kadang dapat menyebabkan masalah yang tidak diinginkan atau bug yang dapat mempengaruhi kinerja ponsel.

Rutin restart HP

Rutin Restart HP. Foto: Freepik

Melakukan restart secara teratur pada HP kamu dapat membantu menjaga kinerja dan stabilitasnya. Setiap kali kamu merestart ponsel, sistem operasi dan aplikasi yang berjalan akan dimulai kembali dari awal. Hal ini dapat membantu membebaskan memori yang terpakai dan membersihkan sumber daya yang mungkin terikat pada proses yang tidak aktif.

Restart juga dapat membantu menyegarkan koneksi jaringan pada ponsel kamu. Ini bisa membantu memperbaiki masalah koneksi seperti lambatnya koneksi Wi-Fi atau masalah koneksi seluler.

Selain itu, restart juga dapat membantu membersihkan cache dan data sementara yang mungkin terakumulasi selama penggunaan normal. Hal ini dapat membantu meningkatkan kinerja dan stabilitas sistem.

Rutin rawat HP

HP jadul perlu perawatan lebih ekstra agar kinerjanya tetap mumpuni. Hapus aplikasi yang jarang digunakan atau tidak lagi diperlukan. Aplikasi yang tidak aktif dapat tetap berjalan di latar belakang dan menggunakan sumber daya sehingga memperlambat kinerja ponsel.

Batasi jumlah aplikasi yang diizinkan berjalan di latar belakang. Terlalu banyak aplikasi yang berjalan secara bersamaan dapat menyebabkan ponsel menjadi lambat. Kamu dapat mengaturnya di halaman pengaturan.

Kamu juga dapat mengunduh aplikasi antivirus yang dapat membantu melindungi ponsel dari malware dan program berbahaya lainnya. Infeksi malware dapat mempengaruhi kinerja ponsel dengan berjalan di latar belakang atau mencuri sumber daya sistem.

Selain itu, hindari HP dari guncangan, retakan, terjatuh, hingga terendam air. Kondisi-kondisi tersebut dapat merusak komponen internal hingga eksternal sehingga akan memperlambat kinerja HP.