in

Lakukan 8 Cara Ini Cegah Risiko Penyakit Jantung, Mudah Dilakukan!

Cara Mudah untuk Mencegah Penyakit Jantung (Freepik)

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Beberapa kebiasaan yang tidak kita sadari, ternyata bisa memicu terjadinya risiko penyakit jantung. Mulai dari konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan, malas berolahraga, dan sering begadang bisa menyebabkan kemungkinan terjadinya penyakit jantung. Untuk mengurangi risiko ini, beriku ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dengan mudah untuk mencegah risiko penyakit jantung. Yuk simak penjelasan di bawah ini.

Rutin periksa tekanan darah

Tekanan darah tinggi dianggap sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Oleh karena itu, disarankan untuk mengubah gaya hidup dengan menerapkan pola makan sehat, berolahraga secara teratur, dan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Selain itu, hipertensi juga dapat berkontribusi pada risiko gagal jantung, penyakit jantung iskemik, dan hipertrofi ventrikel kiri (penebalan otot jantung yang berlebihan). Beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah termasuk buah beri, pisang, kiwi, semangka, dan mentimun. Hindari konsumsi makanan yang terlalu asin untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Memperbaiki kualitas tidur

Ilustrasi (Freepik)

Kekurangan tidur dapat berdampak negatif pada kesehatan, termasuk meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti hipertensi, peningkatan berat badan, gangguan memori, potensi depresi, penurunan libido, serta dapat berkontribusi pada pengembangan diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperoleh tidur yang cukup, idealnya antara 7-8 jam setiap malam, untuk memulihkan energi dan memberikan kesempatan bagi sel-sel tubuh untuk melakukan perbaikan diri. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur selama 6-9 jam per malam memiliki risiko yang lebih rendah terhadap serangan jantung.

Konsumsi makanan yang sehat

Cara mencegah penyakit jantung dapat dilakukan dengan memperhatikan pilihan makanan sehari-hari. Makanan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kita. Sayuran hijau seperti bayam dan sawi adalah contoh makanan yang baik untuk jantung karena kaya akan vitamin K dan nitrat. Kedua kandungan ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi arteri.

Selain itu, mengonsumsi gandum juga disarankan karena kandungan seratnya yang tinggi dapat mengurangi kadar LDL dan risiko penyakit jantung. Buah beri juga merupakan sumber antioksidan yang kaya dan dapat memberikan perlindungan terhadap stres, peradangan, dan penyakit jantung. Namun, sebaiknya hindari makanan seperti makanan cepat saji, gorengan berlebihan, permen, minuman manis, soda, kue-kue manis, dan makanan yang mengandung bahan pengawet karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penuhi kebutuhan minum air putih

Mencukupi kebutuhan minum air putih secara teratur merupakan langkah yang efektif dalam mencegah penyakit jantung, meskipun sering diabaikan. Tindakan pencegahan ini penting karena dehidrasi, yaitu kondisi kurangnya cairan dalam tubuh, dapat berdampak negatif pada jantung. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, volume darah dapat menurun, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk mengimbanginya dengan meningkatkan detak jantung.

Selain itu, kekurangan cairan juga dapat menyebabkan peningkatan kadar natrium dalam tubuh, yang membuat darah menjadi lebih kental dan sulit untuk mengalir dengan lancar. Hal ini dapat menyulitkan kerja jantung dalam memompa darah. Oleh karena itu, penting untuk minum cukup air setiap hari untuk mendukung fungsi jantung yang optimal.

Mengelola stres

Ilustrasi (Freepik)

Stres adalah hal yang umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa pun. Yang menjadi masalah bukanlah pemicu stres itu sendiri, melainkan bagaimana kamu menanggapinya. Ketika kamu mengalami tekanan, tubuh akan menghasilkan hormon adrenalin yang meningkatkan kerja jantung. Akibatnya, tekanan darah dapat meningkat dalam jangka panjang, berpotensi menyebabkan masalah pada jantung.

Selain itu, stres juga dapat berdampak pada kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan kepribadian. Contohnya, stres dapat menyebabkan perilaku yang tidak sehat seperti pola makan yang berlebihan, konsumsi minuman beralkohol, kurangnya aktivitas fisik, dan kurang tidur. Stres yang parah bahkan dapat memicu serangan jantung.

Untuk mencegah penyakit jantung terkait dengan stres, penting untuk mengelola emosi dengan bijak. Kamu dapat melakukan tindakan pencegahan dengan mencoba teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan dalam. Jika kamu merasa stres sudah sangat mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan seorang psikolog.

Perhatikan kadar kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan terjadinya risiko penyakit jantung. Sebab, adanya penyumbatan arteri dengan penumpukan pada dinding arteri, yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit arteri koroner dan serangan jantung. Selain itu, peningkatan kadar kolesterol dapat menyebabkan penyempitan arteri dan menghambat aliran darah ke otot jantung.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tingkat low-density lipoprotein (LDL), karena dapat membentuk plak yang menyumbat arteri. Untuk mengurangi risiko penyakit jantung, penting untuk menurunkan kadar kolesterol. Langkah-langkah yang dapat diambil termasuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dan konsisten dalam mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan.

Rajin berolahraga

Olahraga untuk menjaga kesehatan jantung. Foto: Freepik

Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi risiko penyakit jantung dengan mudah adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. Berolahraga selama 30 menit setiap hari, minimal 5 hari dalam seminggu, dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Segala jenis olahraga pada dasarnya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi ada beberapa yang sangat disarankan untuk menjaga kesehatan jantung, baik bagi orang yang sehat maupun bagi mereka yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung, seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, yoga, atau latihan angkat beban.

Aktivitas fisik tidak terbatas hanya pada olahraga formal. Bahkan saat berada di kantor, kamu bisa mengambil waktu untuk berdiri sejenak, melakukan gerakan ringan dengan kaki dan tangan, serta melakukan pemanasan ringan untuk menjaga kesehatan jantung.

Menjaga berat badan tetap ideal

Ilustrasi (Freepik)

Kelebihan berat badan adalah salah satu faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit jantung, penting untuk menjaga berat badan tetap ideal. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengatur pola makan dan menghindari makan berlebihan. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Heart Association menyimpulkan bahwa kebiasaan makan berlebihan dapat meningkatkan risiko serangan jantung pada individu yang memiliki masalah jantung.

Hal ini disebabkan oleh pelepasan hormon berlebihan ke dalam aliran darah setelah makan berlebihan, yang dapat meningkatkan detak jantung, pembekuan darah, dan tekanan darah. Hal ini dapat memberatkan kerja jantung dan meningkatkan risiko penyumbatan arteri, yang pada akhirnya dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Dengan menerapkan beberapa cara tersebut, kamu dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Ayo, lakukan sekarang sebelum terlambat!