in

Beberapa Kota Blue Zone di Dunia, Miliki Penduduk Berumur Panjang

Potret Sardinia di Italia yang termasuk ke dalam Blue Zone (inspirato.com)

Blue Zone adalah istilah yang mengacu pada daerah atau wilayah di dunia yang memiliki tingkat harapan hidup yang tinggi. Menurut studi, usia rata-rata penduduk yang tinggal di Blue Zone mencapai 90 hingga 100 tahun. Penduduk di Blue Zone cenderung memiliki gaya hidup yang sehat, termasuk tidak merokok, mengonsumsi makanan yang sehat seperti sayur dan buah-buahan. Berikut adalah beberapa kota di dunia yang termasuk dalam Blue Zone.

Semenanjung Nikoya, Kosta Rika

Ilustrasi (newsbytesapp.com)

Semenanjung Nicoya pertama kali terdaftar dalam blue zone pada tahun 2004 karena mayoritas penduduknya hidup minimal hingga usia 90 tahun, bahkan sering kali melebihi usia 100 tahun, tanpa pernah mengalami cacat fisik atau perawatan medis yang signifikan. Mereka memiliki pola makan yang didominasi oleh buah-buahan, sayuran, yogurt, dan konsumsi daging yang minim. Sarapan mereka biasanya terdiri dari gallo pinto (nasi dan kacang-kacangan), tortilla jagung dan kopi panas.

Masyarakat Nicoya sangat memperhatikan keluarga dan aktif secara fisik. Penduduk setempat terbiasa melakukan pekerjaan fisik hingga usia lanjut dan memiliki “plan de vida” atau tujuan hidup yang jelas. Kekuatan hubungan keluarga terlihat dari tingginya tingkat ko-habitasi antara anggota keluarga, baik dalam satu rumah maupun tinggal berdekatan dengan anggota keluarga lainnya.

Loma Linda, California

Ilustrasi (highlandlimoservice.com)

Loma Linda merupakan sebuah kota di California terkenal karena memiliki penduduk yang masuk dalam daftar blue zone karena menjalani gaya hidup yang aktif secara fisik dan menerapkan pola makan sehat. Orang-orang di kota ini memiliki usia rata-rata yang 10 tahun lebih panjang daripada rata-rata orang Amerika lainnya. Mayoritas penduduknya adalah anggota dari komunitas Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang mempraktikkan diet yang dikenal sebagai “Garden of Eden”. Aturan diet ini mendorong gaya hidup vegetarian, dengan penekanan pada makanan berbasis tanaman.

Penduduk Loma Linda mengonsumsi kacang-kacangan minimal lima kali seminggu dan menghindari merokok, alkohol, kafein, termasuk kopi, dan minuman berkafein lainnya. Mereka juga memiliki ikatan sosial dan kegiatan gereja yang kuat. Mereka menghabiskan waktu bersama keluarga dan melakukan aktivitas fisik pada hari Sabtu, yang merupakan hari Sabat bagi mereka, serta sering terlibat dalam kegiatan sukarela.

Sardinia, Italia

Ilustrasi (travelandleisure.com)

Pulau Sardinia menjadi wilayah yang dikenal dengan usia panjang penduduknya. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki menjadi rutinitas bagi penduduk Sardinia karena kendaraan yang sangat sedikit di sana. Penduduk Sardinia cenderung menikmati masakan tradisional yang dipersiapkan dengan cara yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan, berasal dari kebun mereka sendiri. Minyak zaitun menjadi bahan pokok dalam pengolahan masakan Sardinia.

Selain itu, mereka menikmati wine tradisional yang disebut Cannonau, yang kaya akan antioksidan. Di Sardinia, menempatkan orang tua yang lanjut usia di panti jompo dianggap sebagai hal yang memalukan. Sebagai gantinya, ketika orang tua pensiun dari pekerjaan formal, mereka tetap aktif dengan berbagai kegiatan seperti merawat kebun, membersihkan rumah, memasak, atau mengawasi anak-anak.

Icaria, Yunani

Ilustrasi (indigodergisi.com)

Icaria merupakan sebuah pulau di bagian selatan Yunani yang dikenal karena memiliki penduduk dengan usia rata-rata di atas 90 tahun. Tingkat penyakit jantung, kanker, dan diabetes di pulau ini rendah, dan kasus demensia sangat jarang terjadi. Rahasia umur panjang penduduk Icaria terletak pada kombinasi diet mereka, kehidupan sosial, dan latihan fisik yang teratur. Mereka jarang merasakan stres, aktif menanam sayur dan buah sendiri, dan memiliki hubungan sosial yang erat, terutama di antara anggota keluarga.

Dalam pola makan mereka, penduduk Icaria cenderung mengonsumsi makanan yang sebagian besar berasal dari tanaman, terutama sayur-sayuran dan kacang-kacangan. Mereka membatasi asupan gula dan daging, sementara lebih banyak mengonsumsi ikan dan biji-bijian. Selain itu, mereka juga secara rutin mengonsumsi madu, susu kambing, teh herbal, anggur merah, dan minyak zaitun.

Okinawa, Jepang

Ilustrasi (visitokinawajapan.com)

Okinawa merupakan sebuah prefektur di kepulauan Ryukyu, Jepang yang dikenal memiliki tingkat kasus kanker, penyakit jantung, dan demensia yang lebih rendah dibandingkan dengan orang Amerika. Perempuan di sana juga memiliki harapan hidup yang lebih panjang daripada wanita di tempat lain di dunia. Banyak faktor yang dianggap berkontribusi pada umur panjang penduduk Okinawa, termasuk iklim laut subtropis yang hangat dan stabil sepanjang tahun, beragamnya lingkungan mulai dari laut hingga hutan yang lebat, serta pola makan sehat dan pola pikir yang positif.

Orang Okinawa memandang makanan sebagai sumber pemeliharaan tubuh dan jiwa, bahkan sebagai obat. Oleh karena itu, mereka mengonsumsi makanan yang bervariasi dan alami mencakup daging rendah kalori dan makanan laut. Sebagian besar menu mereka didominasi oleh olahan kedelai, rempah-rempah seperti kunyit dan gula merah, dan hanya menggunakan garam dalam jumlah yang sedikit saat memasak.

Selain itu, penduduk Okinawa aktif secara fisik dengan melakukan kegiatan seperti berkebun dan berjemur untuk mendapatkan cukup vitamin D. Mereka juga menjaga harmoni dalam hubungan sosial mereka sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat.